Pj Gubernur Agus Fatoni Apresiasi Dukungan ICRAF untuk Pembangunan Sumsel

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumel) Agus Fatoni mengapresiasi dukungan dari International Centre for Research In Agroforestry (ICRAF) untuk pembangunan Sumsel.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumel) Agus Fatoni mengapresiasi dukungan dari International Centre for Research In Agroforestry (ICRAF) untuk pembangunan Sumsel.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumel) Agus Fatoni mengapresiasi dukungan dari International Centre for Research In Agroforestry (ICRAF) untuk pembangunan Sumsel. Terdapat dua kegiatan besar yang dilakukan ICRAF di provinsi Sumsel, yakni Peat Impact Indonesia dan yang kedua adalah Land For Life.

Proyek _Peat Impact_ sendiri terkait ekosistem gambut yang ada di Sumsel, yaitu Kabupaten Banyuasin dan kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sedangkan proyek _Land For Live_ lebih menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan anak perempuan di Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin (Muba).

“Untuk Land For Life ada di 12 desa percontohan, sedangkan Peat Impact ada di 6 desa percontohan, dengan rincian 5 desa berada di kabupaten OKI dan 1 desa ada di Banyuasin. Adapun proyek Land For Life terbagi menjadi 6 desa di kabupaten Banyuasin dan 6 desa di kabupaten Muba,” ucap Koordinator Provinsi Sumsel ICRAF David Susanto dalam rangka silahturahmi dan menyampaikan kegiatan ICRAF di Sumsel berlokasi di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Senin 5 Februari 2024.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Sebagai informasi, kegiatan _Peat Impact_ akan berakhir pada tahun 2024 sementara itu _Land For Life_ akan berakhir pada tahun 2026. Perkembangan kedua kegiatan ini juga disampaikan kepada Pj Gubernur Sumsel berikut kemajuan dan inovasi-inovasi yang telah dilakukan ICRAF di Sumsel. Terlebih dalam waktu dekat akan ada kunjungan Duta Besar Kanada untuk Indonesia.

“Iya, rencananya awal Maret nanti Dubes Kanada akan berkunjung ke sini. Maka dari itu kami bersilaturahmi dengan Pak Gub dan menginformasikannya,” kata David.

Menanggapi hal tersebut, Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan ICRAF. Di menyarankan agar ICRAF menjalin kerjasama tak hanya dengan Pemprov Sumsel namun juga mengikutsertakan Perguruan Tinggi juga pihak swasta lainnya agar lebih masif.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

“Kita ini (Pemprov Sumsel) saat ini selalu melakukan Gerakan Secara Serentak. Gunanya apa? Agar kegiatan yang dilakukan bisa terkoordinir dan terkontrol, juga lebih efektif,” ujar Fatoni.

“Tolong publikasikan juga tahapan-tahapan kegiatannya. Sumsel ini provinsi yang besar sehingga apa pun yang dilakukan akan berdampak besar dan berkesinambungan,” sambungnya.

Tampak mendampingi Pj Gubernur Sumsel dalam audiensi itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sumsel Basyaruddin Akhmad, Kepala Bappeda Sumsel dan Karo Humas Protokol Sumsel. Sementara itu dari pihak ICRAF, di antaranya South Sumatera Stakeholder Engagement Officer Era Irhami, Land Use Researcher Anugerah Yuliadi, South Sumatera Project Operation Assistant Fadilla Surya Army dan South Sumatera Agroforestry Tree Officer Andi Prahmono serta Peat Livelihood Facilitator Junaidi Hutasuhut. [AbV/red]

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru