Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 2019 Di Pengaruhi Perlambatan Ekonomi Global

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2019 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yunita REsmi Sari - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel

Yunita REsmi Sari - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Perekonomian Sumsel diperkirakan mengalami perlambatan, namun perlambatan di triwulan I merupakan fenomena yang wajar dan merupakan bagian dari siklus pertumbuhan ekonomi yang terjadi karena proyek pemerintah yang masih dalam tahap perencanaan, proses awal pelelangan, serta belum masuknya dana transfer ke daerah mengakibatkan masih rendahnya realisasi anggaran belanja.

Kepala Perwakilan BI Sumsel, Yunita Resmi Sari, menjelaskan, pertumbuhan ekonomi global yang tumbuh melambat terutama dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi negara maju, turut berdampak pada turunnya permintaan ekspor Sumsel. Harga komoditas di Februari 2019 yaitu minyak kelapas awit serta minyak bumi masih mengalami kontraksi masing-masing sebesar -19,48% (yoy) dan -16,63% (yoy).

Di sisi lain harga karet sedikit meningkat sebesar 0,19% (yoy) namun masih berada pada level yang rendah yaitu USD 1,9/kg. Harga komoditas yang masih rendah dan berada pada tren menurun ini diperkirakan akan berdampak pada pelemahan pertumbuhan ekonomi Sumsel.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Di sisi lain dikatakannya, harga batubara masih berada di level yang cukup tinggi yaitu sebesar USD 80,97/metrik ton, walaupun sedikit mengalami perlambatan dibandingkan triwulan sebelumnya. Masih baiknyakinerja komoditas batubara diharapkan menopang positifnya pertumbuhan ekonomi Sumsel.

Perlambatan ini dikonfirmasi oleh pertumbuhan jumlah dana pihak ketiga perbankan di Januari 2019 yang melambat sebesar 9,69% (yoy), turun dibandingkan Desember 2018 yang sebesar 11,09% (yoy).

Hal yang sama dijelaskannya, terjadi pada penyaluran kredit yaitu melambat menjadi sebesar 12,63% (yoy) dari sebelumnya 13,38% (yoy) di Desember 2018. Sejalan dengan penurunan kondisie prekonomian global dan melambatnya kinerja perekonomian Sumsel di triwulan ini, terdapat penurunan kualitas kredit Provinsi Sumatera Selatan di bulan Januari 2019 yang ditunjukkan dengan nilai NPL sebesar 4,24% atau meningkat dari sebelumnya 3,79%. Bank Indonesia.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Sementara itu, Bank Indonesia Perwakilan Sumsel menilai pertumbuhan ekonomi Sumsel yang di atas nasional pada 2018 sebesar 6,04 % merupakan pertumbuhan berkualitas karena dibarengi rendahnya inflasi. Capaian inflasi Sumsel pada tahun 2018 tercatat hanya 2,74%. “Jarang ada daerah yang mengalami pertumbuhan ekonomi tinggi namun inflasinya tetap rendah,”tuturnya.

Pencapaian dua indikator ekonomi makro itu disebabkan karena produk domestik regional bruto (PDRB) didorong oleh investasi dan sektor produktif, tidak semata-mata oleh sektor konsumsi. Perkembangan harga volatile food terjaga sehingga inflasi relatif stabil dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi tinggi yang berkualitas, tandas Yunita.

Berita Terkait

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan
Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Berita Terbaru