WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Penerapan sistem kewilayahan lembaga pendidikan atau disebut zonasi, sudah sejak awal penerapannya “ditentang” Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Disdiknas) Sumsel, Widodo.
Apabila di Jakarta (Pulau Jawa), sistem zonasi itu bisa diterapkan dengan baik. “Namun kalau di Palembang, itulah sering terjadi pertentangan,” ujar Widodo, di ruang kerjanya, Jumat (12/7/2019).
Di Pulau Jawa, katanya, banyak sekolah berkualitas yang tersebar di beberapa tempat. Jika ada siswa yang potensial dan lulus dari satu zona, mereka sudah bisa sekolah di lembaga pendidikan yang bagus.
Tapi kalau di Sumatera, terutama di Sumsel, apakah hal seperti itu dapat terjadi?
“Keadaan ini yang sangat saya tidak setujui,” kata Widodo saat diwawancarai Wideazone.com.
Dengan penerapan sistem zonasi bagi pendidikan di Sumsel, bukan berarti Widodo tak setuju, tapi kondisi daerah ini berbeda dibanding Jawa.
Di Pulau Jawa, katanya, banyak sekolah bermutu yang dapat dijadikan pilihan bagi siswa lulusan di wilayah manapun.
Tapi di Sumsel, berapa banyak sekolah berkualitas yang dapat dijadikan pilihan para siswa? Keadaan inilah yang “ditentang” Widodo.
Karena itu, setiap akhir tahun kelulusan siswa, terjadi persoalan yang membuat pusing. “Saya berharap konflik kepentingan pndidikan ini harus dikaji ulang agar orangtua yang anaknya lulis dengan nilai istimewa, mereka dapat memilih sekolah yang berkualitas baik,” tukas Widodo.
Selama ini, katanya, ada siswa potensial yang lulus dengan nilai membanggakan. Karena dia bermukim di zona sekolah yang kurang baik, terpaksa ia harus masuk sekolah itu.
Sedangkan di sisi lain, katanya, ada siswa lulusan dengan nilai pas-pasan bisa belajar di sekolah favorit karena sistem zonasi.
“Ini yang membuat masyarakat merasa diperlakukan kurang adil. Tapi apabila mengacu ke sistem zonasi, hal itu sah-sah saja. Makanya saya minta hal ini menjadi fokus perhatian semua pihak, terutama dari penentu kebijakan (pusat),” katanya.
Menurut Widodo, ia berharap agar kualitas pendidikan di daerah tidak kalah dibanding di Pulau Jawa. Artinya, jika di Jawa ada empat sekolah bermutu, di Sumsel dua sekolah sudah sangat baik.
“Kita ini mengharapkan agar di tiap daerah itu muncul anak-anak pintar yang setara dengan jumlah siswa cerdas di Jawa. Dengan demikian dapat ditumbuhkan anak-anak berkualitas di seluruh daerah di Indonesia,” ujar Widodo menutup pembicaraan. (abror vandozer/anto narasoma)



![Sidang perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang [TPPU] yang bersumber dari kejahatan narkotika dengan terdakwa Sutarnedi alias Haji Sutar, Apri Maikel Jekson, dan Debyk kembali digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Senin 20 April 2026, dengan agenda pembacaan nota pembelaan [pledoi].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0071_copy_1159x674-225x129.jpg)
![Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Bea Cukai Lhokseumawe menggelar program Customs Goes To School [CGTS] di SMA Negeri 1 Lhokseumawe, Senin 20 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0069_copy_800x427-225x129.jpg)
![Kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Selatan [Wagub Sumsel] H Cik Ujang dalam kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Kecamatan Sumber Marga Telang di Desa Karang Anyar, Senin 20 April 2026, disambut hangat dan penuh antusias oleh warga.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0063_copy_1736x1069-225x129.jpg)


![Suasana haru tak terbendung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin 20 April 2026, sebanyak 76 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia [PGRI] Kota Palembang dilepas menuju Tanah Suci.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0056_copy_640x355-225x129.jpg)
![Sidang perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang [TPPU] yang bersumber dari kejahatan narkotika dengan terdakwa Sutarnedi alias Haji Sutar, Apri Maikel Jekson, dan Debyk kembali digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Senin 20 April 2026, dengan agenda pembacaan nota pembelaan [pledoi].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0071_copy_1159x674-129x85.jpg)
![Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Bea Cukai Lhokseumawe menggelar program Customs Goes To School [CGTS] di SMA Negeri 1 Lhokseumawe, Senin 20 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0069_copy_800x427-129x85.jpg)
![Kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Selatan [Wagub Sumsel] H Cik Ujang dalam kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Kecamatan Sumber Marga Telang di Desa Karang Anyar, Senin 20 April 2026, disambut hangat dan penuh antusias oleh warga.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0063_copy_1736x1069-129x85.jpg)




![Kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Selatan [Wagub Sumsel] H Cik Ujang dalam kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Kecamatan Sumber Marga Telang di Desa Karang Anyar, Senin 20 April 2026, disambut hangat dan penuh antusias oleh warga.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0063_copy_1736x1069-360x200.jpg)


