WIDEAZONE.COM, PALEMBAN–Salah satu tujuan pembangunan ini adalah mewujudkanmanusia Indonesia yang berakhlak mulia. Berkait dengan hal tersebut maka pendidikan memiliki kedudukan penting dalam upaya pencapaian tujujan tersebut.
Pengamat Pendidikan Sumsel H Ali Rasyid mengatakan, Percepatan era globalisasi dan teknologi yang semakin cepat mau tak mau harus diimbangi dengan kecerdasan emosional atau Intelegent Quotient para pelajar sebagai generasi muda. “Budaya Modernisasi atau yang banyak orang mengatakan Budaya Barat yang penuh kebebasan membuat cepat tersebar melalui teknologi yang semakin cepat.
Sehingga dibutuhkan pola kurikullum pendidikan yang berimbang,”ujarnya, Kamis (30/1). Menurutnya, Pelajaran Budi Pekerti yang telah lama hilang dari Kurikullum sekolah sudah sepantasnya kembali dimasukkan ke kurikullum di Proses Belajar Mengajar (PBM) saat ini.
“Dan kita mendesak kepada pihak terkait agar Pelajaran Budi Pekerti ini kembali masuk Kurikullum sekolah. Baik di jenjang SD, SMP bahkan juga SMA atau sederajat,”ujar Ali Rasyid.
Lanjut dia, bahwa fenomena pelajar yang terjadi di Sumsel maupun nasional pada umumnya, tidak sedikit siswa yang tidak hormat kepada guru bahkan melawan, budaya pacaran yang semakin menjadi, kenakalan bahkan ada yang tertangkap menggunakan narkoba. “Artinya ini harus ada Political Will ya dari semua pihak.
Artinya, kita kan sepakat bahwa kita berharap anak-anak kita nanti tumbuh lebih beretika. Kareba jika generasi muda etika nya baik maka kelak akan membawa negara nya pun semakin baik,”tegasnya.
“Jika dilihat secara lebih dalam revolusi mental yang saat ini berjalan belum maksimal. Sehingga butuh sentuhan lebih teknis. Apalagi pelajaran Budi Pekerti memang dahulu sudah ada, Sebab Pendidikan budi pekerti atau pendidikan nilai memiliki peran penting bagi tercapainya tujuan Pembangunan,”ujarnya.
Menurutnya, terjadinya krisis atau kemorosotan moral pada diri bangsa di era sekarang makin menunjukkan betapa urgennya pendidikan budi pekerti. “Etika dan kesantunan memang membutuhkan porsi tersendiri dalam membangun mental siswa-siswi agar kelak tak hanya cerdas tapi juga beretika dan berakhlak mulia yang memiliki rasa menghormati yang lebih tua dan rasa menghargai sesama.
“Di zaman saya saat SMP, misalnya saya ke pasar tahu kalau ada guru di pasar, saya lebih memilih mencari jalan lain daripada harus ketemu guru (jam sekolah-red). Dan kalau ketahuan guru, itu akan ditegur dan ditanya, dan besok akan ditanya, mendesak, bisa dihukum. Tapi Sekarang gak ada itu, banyak kan yang konvoi dan nongkrong,”urainya.
Jika Pelajaran Budi Pekerti kembali sudah masuk Kurikullum maka lambat laun pembinaan moral dan kesantunan lambat-laun akan terbina. Apalagi bagi-bagi sekolah umum yang non madrasah tentu sangatlah penting.
“Jika tetap dibiarkan saja di era yang semakin penuh kebebasan, budaya barat yang masuk terus melalui media sosial dan lainnya maka akan berdampak pada generasi muda secara signifikan, maka dari itu pendidikan budi pekerti di sekolah-sekolah masih kita anggap penting, Oleh karena itu perlu disampaikan melalui integrasi pada semua bidang studi, jika dirasakan perlu maka kiranya lebih tepat dimasukkan dalam satu mata pelejaran tersendiri, “pungkasnya. (hasan basri)




![Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau pembangunan PSEL di PT Indo Green Power, Jumat 1 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0024_copy_1620x1024-225x129.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel], Dr H Herman Deru, menghadiri pelantikan pengurus DPW Partai Amanat Nasional [PAN] Sumsel serta DPD PAN kabupaten/kota se-Sumsel yang berlangsung di Grand Ballroom Golden Sriwijaya Palembang, Kamis 30 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0015_copy_4160x2491-225x129.jpg)




![Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau pembangunan PSEL di PT Indo Green Power, Jumat 1 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0024_copy_1620x1024-129x85.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel], Dr H Herman Deru, menghadiri pelantikan pengurus DPW Partai Amanat Nasional [PAN] Sumsel serta DPD PAN kabupaten/kota se-Sumsel yang berlangsung di Grand Ballroom Golden Sriwijaya Palembang, Kamis 30 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0015_copy_4160x2491-129x85.jpg)





![Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau pembangunan PSEL di PT Indo Green Power, Jumat 1 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0024_copy_1620x1024-360x200.jpg)
![Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat menghadiri Kejuaraan Daerah Special Olympics Indonesia [SOIna] 2026 tingkat SLB se-Sumsel yang berlangsung di SLB Negeri Pembina, Kamis 30 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260430-WA0071_copy_2080x1091-360x200.jpg)
