WIDEAZONE.com, ASAHAN | Pelantikan DPD Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan masa bakti 2026–2030 menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan organisasi kemasyarakatan perempuan dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Yusnila Indriati Taufik, jajaran OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, serta pengurus Wanita Pujakesuma tingkat provinsi, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap peran strategis organisasi perempuan.
Ketua DPD Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan terpilih, Siti Afsah Suprianto, menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026–2030 diarahkan untuk mendorong peran aktif perempuan dalam penguatan keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan pelestarian budaya.
Ia menegaskan pentingnya kerja kolektif pengurus serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan agar program organisasi dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua DPW Wanita Pujakesuma Provinsi Sumatera Utara, HJ Chairiah Sujono Giatmo, SE, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan dan kehadiran seluruh pihak terkait. Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah dan unsur organisasi menjadi modal penting dalam memperkuat peran Wanita Pujakesuma sebagai bagian dari kekuatan sosial dan budaya di daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto, SH MAP, juga selaku Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan, dalam sambutannya menegaskan bahwa Wanita Pujakesuma memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga, menjaga nilai budaya, serta mendorong partisipasi sosial perempuan.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan terbuka untuk bersinergi dan mendukung program-program Wanita Pujakesuma yang sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya pada bidang pemberdayaan perempuan, ekonomi kerakyatan, pendidikan keluarga, dan pelestarian nilai budaya lokal.
Laporan Subhan Hadi Darmawan



![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)


![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)




![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

