Pemilihan BPD Tak Transparan, Calon Minta Pilih Ulang

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2020 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi BPD

Ilustrasi BPD

WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa kota padang, Kecamatan semendo darat tengah (SDT) Tahun 2020 dinilai tidak transparan.

Sebagian peserta menilai pelaksanaan tersebut cacat hukum karena menyalahi beberapa aturan yang telah ditentukan dan ditetapkan dalam Juknis Pembentukan BPD dan Perbup Nomor 7 Tahun 2020 tentang Badan Permusyawaratan Desa.

“Sebagai calon BPD, saya tidak diberi pemberitahuan kapan jadwal pemilihan. Masyarakat yang berada di sekitar tempat pemilihan tidak mengetahui kapan akan berlangsung pendataan mata pilih, dan pembentukan panitia pemilihan,” ungkap Sapril.

Baca Juga:  Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

“Data pemilih itu adalah keluarga kades semua, misalnya satu rumah keluarga kades itu ada lima atau enam orang, mereka di suruh memilih semua,” bebernya.

Ia menuturkan, seolah terdapat indikasi pemilihan tersebut sudah dirancang Kades.

“Mengenai pemilihan ini, kami sudah melaporkan kepada pihak yang berwajip, kami hanya minta pilih ulang dan diadakan secara terbuka dan transparan,” tegasnya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Terkait permasalahan itu, Kepala Desa Kota Padang, Taris mengatakan Pemilihan BPD dijalankan sesuai dengan tahapan.

“Yang tidak transparan itu apa dan dimana?, ini sesuai dengan tahapan adanya pengumuman dan juga dihadiri Kapolsek, Camat dan masyarakat berjumlah 75 orang,” kata Taris kepada wideazone.com.

“Tidak ada pemilihan yang tiba-tiba selesai tanpa adanya tahapan. Itu alasan saja,” tukasnya sembari mangakhri perkataannya.

Laporan Alamsyah

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin
Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru