Pariwisata Sumsel Apresiasi Cerdas Cermat Permuseuman

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2019 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEMPEROLEH apresiasi dari Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Sumatera Selatan Aufa Syahrizal SP MSc bahwa kegiatan lomba cerdas cermat bidang permuseuman di Museum Balaputra Dewa Sumatera Selatan adalah ide cemerlang, sesuatu yang membanggakan.

Kepala Museum Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi SH, mengatakan bangga atas apresiasi yang diungkap Aufa.

“Saya sangat berterima kasih dengan Pak Aufa yang telah memberikan apresiasinya ke pada kami dan semua panitia lomba,” ujar Chandra saat wawancara eksklusif dengan Wideazone.com, di ruang kerjanya, Rabu (31/7/2019).

Memang, kata Chandra, pihaknya menggelar lomba cerdas cermat ini diarahkan bagi anak-anak sekolah menengah pertama (SMP). Sebab para pelajar seusia ini masih dalam tahap pencarian identitas.

Karena itu, untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan permuseuman harus dimulai dari dasar pemikiran anak seusia mereka (SMP).

Baca Juga:  Batching Plant Diduga Tanpa Izin, DLH PALI Ultimatum PT Adipati Raden Sinun

Sebab melalui lomba cerdas cermat yang digelar pihak Museum Balaputra Dewa, diharapkan dapat membangun semangat dan minat siswa untuk belajar memahami sejarah, kebudayaan dan permuseuman.

“Di museum, banyak terdapat benda-benda cagar budaya yang memyimpan tradisi dan kearifan masa lalu. Karena itu, kita berusaha sekuat tenaga untuk mengajak para pelajar agar gemar mempelajari sejarah permuseuman. Paling tidak, anak-anak ini akan gemar berkunjung ke museum,” ujar Chandra.

Sebab dari benda-benda bersejarah yang ada di museum Balaputra Dewa dapat memberi nilai pengetahuan terkait tingginya nilai peradaban masa lalu bangsa Indonesia.

Sesuai temanya “Membangun Generasi Muda yang Berkarakter dan Berwawasan Budaya” , kata Chandra, lomba cerdas cermat sejarah permuseuman ini sangat peka untuk menggugah anak-anak muda dan guru sejarah untuk berkunjung ke museum.

Baca Juga:  Pancasila di Persimpangan Jalan

 

Dalam beberapa tahun terakhir, katanya, para pelajar dan guru jarang sekali berkunjung ke Museum Balaputra Dewa. Ketika ditanyakan langsung ke gurunya, tambah Chandra, para guru mengatakan tidak ada anggaran untuk wisata pengetahuan ke museum.

“Saya prihatin. Untuk belajar sejarah ke museum kok tidak ada anggaran? Ini sesuatu yang memprihatinkan kita,” kata Chandra.

Bahkan sekolah tidak boleh meminta bantuan ke orangtua siswa terkait kegiatan untuk mempelajari sejarah permuseuman.

“Menurut saya, tidak semua orangtua siswa statusnya tidak mampu. Ada juga yang kaya. Jika dibicarakan dengan baik, saya yakin orangtua siswa mau membantu untuk kecerdasan anaknya,” ucap Chandra menutup perbincangan. (abror vandozer/anto narasoma)

Berita Terkait

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB