Menpora Amali menjelaskan, upacara pembukaan nanti bakal menjalankan prosedur dan ketetapan seperti multievent olahraga lainnya, mulai dari pembacaan janji atlet hingga defile seluruh kontingen.
“Penonton PON hanya boleh dihadiri maksimal 25 persen, sudah termasuk atlet, ofisial, dan tenaga pendukung lainnya. Dan untuk masyarakat yang ingin menonton diwajibkan sudah mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19,” ungkapnya.
Upacara pembukaan PON nantinya akan dibuka secara resmi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, saat ini persiapan terus dilakukan oleh Panitia Besar PON dan berkoordinasi dengan KONI, Kemenpora dan unsur-unsur terkait sehingga bisa dipastikan Presiden Jokowi dapat membukanya secara resmi pada malam.
“Pembukaan PON XX Papua yang digelar di Stadion Lukas Enembe 2 Oktober mendatang rencananya bakal dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo,” kata dia.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



















