WIDEAZONE.COM-TANJUNG ENIM, Giat minggu pertama perangkat Lurah kelurahan Pasar Tanjung Enim difokuskan pada himbauan para pedagang menjajajakan produknya di badan jalan persusu di depan Kantor Lurah pasar Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, (10/1/19)
Dari pantauan dilokasi bahwa sejak beberapa hari lalu beberapa pedagang diantaranya pedagang buah, baju dan.elektronik banyak memamerkan dagangannya, sehingga membuat hampir separuh jalan di persimpangan pusat kota Tanjung Enim terlihat kumuh.
Lurah pasar Tanjung Enim Najiburrahman, S.Pd.MM didampingi Sekretaris Lurah Nova Damayanti, SP dibantu Bhabinkamtib dan Babinsa melakukan penegasan kepada penjual yang berada di trotoar dan jalan umum
“Sarana ini untuk dan hak pejalan kaki, maka kami minta kepada bapak ibu untuk tidak berjualan menggunakan badan jalan, untuk yang berada disekitar rumah penduduk saya minta agar sampahnya dikumpulkan,” ungkap Nova.
Ditambahkannya, selama ini ada satu pedagang buah yang terbilang membandel dan sangat berani menjual buah menggunakan badan jalan bahkan sejak.pagi hari, sehingga mengundang pedagang lain yang pada akhirnya membuat jalan dalam kota menjadi macet dan kumuh.
“Kita sudah berupaya persuasif dan.menegur secara lisan dan tertulis hingga melaporkan ke kecamatan, namun pedagang ini seolah tak menerima dan.bahkan parahnya lagi oknum satu ini pernah ribut dengan kepada UPTD Kebersihan dan Pertamanan kecamatan Lawang Kidul hanya karena ditegur karena merusak pagar dan tanaman di taman perempatan jalan,” jelasnya.
Hal senada diungkapkan oleh ketua RT 01/07 pasar Tanjung Enim Nesti Senen mengakui bahwa maraknya pedagang yang berani berjualan disepanjang jalan Mutik ini cenderung sudah merusak sarana taman dan area hijau yang sudah dibuat sejak tajun 2005 lalu.
“Kita atas nama warga minta kepada Satuan Pol PP kabupaten Muara Enim untuk menertibkan para pedagang yang menggunakan sarana bukan pada tempatnya. yang hingga saat ini para pedagang sudah merampas hak hak para pejalan kaki dan.pengendara,” tegasnya.(jazz)



![Turnamen Perkumpulan Besar Padel Indonesia [PBPI] Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026 resmi ditutup di Luxury Padel Club Palembang, Minggu 2 Agustus 2026, setelah berlangsung selama empat hari sejak 30 Juli.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260803-WA0004-225x129.jpg)
![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-225x129.jpg)




![Turnamen Perkumpulan Besar Padel Indonesia [PBPI] Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026 resmi ditutup di Luxury Padel Club Palembang, Minggu 2 Agustus 2026, setelah berlangsung selama empat hari sejak 30 Juli.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260803-WA0004-129x85.jpg)
![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-129x85.jpg)






![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

