WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Berita bohong (hoaks) dan disinformasi masih berpotensi terjadi pada penyelenggaraan Pemilu 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) berupaya beragam cara mengatasi hal ini baik melalui pemanfaatan teknologi informasi maupun sinergi dengan berbagai macam pemangku kepentingan (stakeholder).
Hal tersebut disampaikan Anggota KPU Betty Epsilon Idroos saat hadir sebagai narasumber Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema Potensi Kerawanan dan prebunking Misinformasi/Disinformasi Pemilu 2024 yang diselenggarakan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), secara daring, Jumat (17/2/2023).
“Agar hoaks yang beredar dapat dengan cepat ditangani dan informasi dengan cepat pula diluruskan,” kata Betty.
Menurut Betty pelaporan data informasi atau monitoring kampanye memang seharusnya difasilitasi dengan teknologi informasi agar data yang dilaporkan dapat menjadi big data yang mampu di analisa dan menangkal disinformasi yang berkembang.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-225x129.jpg)





![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-129x85.jpg)









