WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) mengapresiasi pedoman anti hoaks yang diusulkan Indonesia. Yang disepakati pada pertemuan tingkat Menteri negara-negara ASEAN di Da Nang Vietnam, Jumat (22/9/2023).
Hal itu lantaran hoaks bukan hanya masalah ASEAN tetapi juga telah menjadi masalah global. “Semua negara mengalami dan ada di nasib yang sama,” kata Spesialis Pemeriksa Fakta Mafindo Aribowo Sasmito.
Dirinya optimis usulan Indonesia itu akan menimalkan menyebarnya berita hoaks. “Tapi apakah akan menjadi obat yang ampuh, itu tidak bisa diandalkan untuk solusi. Karena untuk penanganan hoaks itu ada di sebuah ekosistem dan harus sama-sama bergerak menanganinya,” kata dia.
Menurutnya, disinformasi datang dari pengguna platform media sosial seperti TikTok, Facebook dan Twitter. Selain itu, berita hoaks juga dilakukan media online. “Dalam penanganan hoaks ini harus bergerak bersama dan saling tergantung. Jangan hanya salah satu saja yang bergerak,” ujarnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

