Listyo Sigit Anak Pendiam dan Tak Banyak Tingkah

- Jurnalis

Senin, 18 Januari 2021 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Seni Rupa Listyo Sigit, Drs Suhardi

Guru Seni Rupa Listyo Sigit, Drs Suhardi

WIDEAZONE.COM, JOGJA — Setelah diajukan oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Kapolri, nama Listyo Sigit Prabowo langsung menjadi buah bibir di masyarakat yang penasaran dengan sosok Alumni Akpol 1991 dan juga alumnus SMA 8 Yogyakarta tahun 1988, Sabtu (16/1/2021).

Guru Seni Rupa Listyo Sigit, Drs Suhardi menuturkan saat SMA dulu Listyo Sigit kecil adalah anak yang pendiam dan tak banyak tingkah.

“Mas Listyo Sigit dulu di kelas pendiam, anaknya tidak macam-macam,” buka Suhardi,”katanya saat di termui awak media di rumahnya di Galur, Kulon Progo.

Menurut Pak Hardi, demikian panggilan guru yang dua tahun lagi ini memasuki masa pensiun, ada satu kejadian yang masih diingatnya sampai hari ini.

“Saat itu ada jam kosong, satu kelasnya mau mbolos rame-rame, tapi Mas Listyo ini dan dua orang temannya bersikukuh tetap di kelas,” jelasnya sambil tertawa.

Listyo Sigit kecil, lanjutnya adalah anak yang pintar secara akademik dan aktif dibidang olahraga beladiri.

“Dulu masuk ranking juga di kelas, lima besar kalau tidak salah, beladiri ya juga sempat sampai tingkat Provinsi” terangnya.

Pada Awak media, Pak Hardi menyampaikan mengikuti perkembangan karir muridnya tersebut mulai saat menjabat sebagai Kapolresta Surakarta dan Kapolda Banten.

“Bahkan saat ada acara Aksi Sosial Pakci, di awal 2020 Mas Listyo ini juga berkontribusi dan datang memberi motivasi dan sharing pada Juniornya di SMA N 8,” lanjutnya.

Tentang pencalonan Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri, pihaknya Komjen Pol Listyo menyatakan tak ragu dengan kemampuan muridnya tersebut.

“Ya kalau dilihat dari karakternya saat SMA dulu, saya tidak ragu, Mas Listyo mampu mengemban tanggung jawab lebih besar dari posisinya saat ini,” jelas Pak Hardi.

Pak Hardi berharap muridnya tersebut tetap teguh pendirian dan selalu amanah. (Saibumi)

Berita Terkait

Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel
Edo: Bulan Mei, Diusulkan sebagai “Bulan Indonesia Mengambar”
Lahat Membangun dari Alam: Strategi Bursah Zarnubi Dongkrak Ekonomi Lewat Wisata dan Perikanan
Sandang “Tiga Melati” dan Penugasan Strategis Kombes Pol Erwin
Kisah Dansatma Lanal Palembang, 35 Tahun Donor Darah
Kebebasan Pers Dilindungi Konstitusi, Bukan Ruang Adu Kuasa Aparat “Obstruction of Justice”
Duduki Jabatan Waka BSSN RI, Karir Rachmad Wibowo Sangat Cemerlang !
Dari Kondektur Bus Kota Jadi Guru Besar Universitas Sriwijaya

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:43 WIB

Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel

Minggu, 5 April 2026 - 16:30 WIB

Edo: Bulan Mei, Diusulkan sebagai “Bulan Indonesia Mengambar”

Kamis, 2 April 2026 - 22:36 WIB

Lahat Membangun dari Alam: Strategi Bursah Zarnubi Dongkrak Ekonomi Lewat Wisata dan Perikanan

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:36 WIB

Sandang “Tiga Melati” dan Penugasan Strategis Kombes Pol Erwin

Rabu, 17 September 2025 - 08:30 WIB

Kisah Dansatma Lanal Palembang, 35 Tahun Donor Darah

Berita Terbaru