WIDEAZONE.com, LAHAT | Di tengah tantangan ekonomi daerah yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten Lahat memilih jalan yang berpijak pada kekuatan lokal di antaranya alam, budaya, dan sumber daya masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Bursah Zarnubi, arah pembangunan ekonomi Lahat kini difokuskan pada dua sektor strategis—pariwisata dan perikanan—yang dinilai mampu menjadi mesin pertumbuhan baru sekaligus membuka lapangan kerja luas.
Menghidupkan Potensi yang Lama Terpendam
Kabupaten Lahat sejatinya bukan daerah tanpa potensi. Kekayaan wisata berbasis alam dan budaya, seperti situs megalitikum hingga kawasan Taman Ribang Kemambang, telah lama dikenal namun belum sepenuhnya dioptimalkan.
Kini, pendekatan yang diambil bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pengembangan kawasan wisata terpadu. Artinya, wisata tidak hanya menjadi tempat berkunjung, tetapi juga ruang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kalau tidak ada investasi, tidak mungkin ada pertumbuhan,” tegas Bursah, menekankan bahwa pergerakan ekonomi harus dimulai dari aktivitas riil di lapangan.
Perikanan: Dari Produksi ke Destinasi
Langkah yang lebih progresif terlihat pada sektor perikanan. Pemerintah daerah tengah merancang kawasan budidaya ikan terintegrasi yang tidak hanya berfungsi sebagai sentra produksi, tetapi juga destinasi wisata keluarga.
Konsep ini menggabungkan kolam ikan dengan lanskap alami, area rekreasi, hingga kebun buah. Komoditas seperti ikan gabus, lele, dan patin ditargetkan mampu diproduksi hingga ratusan ton per tahun.
Menariknya, kawasan ini juga akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti penginapan berkonsep resort dengan biaya terjangkau. Integrasi ini mencerminkan perubahan paradigma: sektor primer tidak lagi berdiri sendiri, melainkan dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif.
UMKM dan Kredit Murah: Menggerakkan Akar Ekonomi
Namun, pembangunan sektor unggulan saja tidak cukup. Pemerintah Kabupaten Lahat menyadari bahwa fondasi ekonomi tetap berada di tangan masyarakat kecil, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah [UMKM].
Untuk itu, program kredit murah dengan bunga sekitar 2 persen per tahun diluncurkan. Skema ini jauh lebih ringan dibandingkan bunga perbankan konvensional yang berada di kisaran 5–6 persen.
Kebijakan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan strategi untuk menciptakan efek berganda [multiplier effect]. Ketika UMKM tumbuh, daya beli meningkat, produksi bertambah, dan lapangan kerja pun terbuka.
Infrastruktur sebagai Penopang
Di balik ambisi tersebut, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas. Pemerintah daerah tengah mengembangkan jaringan irigasi dan bendungan guna memastikan keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan.
Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, produktivitas dan stabilitas pasokan akan sulit dicapai.
Target 6 Persen: Optimisme Diuji
Dengan kombinasi pengembangan wisata, perikanan, penguatan UMKM, dan pembangunan infrastruktur, Pemkab Lahat menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai sekitar 6 persen.
Target ini bukan tanpa tantangan. Konsistensi implementasi, minat investasi, serta kesiapan sumber daya manusia akan menjadi faktor penentu keberhasilan.
Namun, arah yang diambil menunjukkan satu hal: Lahat tidak lagi hanya mengandalkan pola ekonomi lama. Daerah ini mulai membangun identitas ekonomi baru—yang mengintegrasikan alam, produksi, dan pariwisata dalam satu tarikan napas.
Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, Lahat berpotensi menjadi contoh bagaimana daerah dapat tumbuh dengan memaksimalkan kekuatan lokal secara berkelanjutan. [Abror Vandozer]


![Bupati Bursah Zarnubi bersama wartawan usai acara pelantikan kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] Kabupaten Lahat, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat, Kamis 2 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260402-WA0031_copy_557x300.jpg)
![Gedung Pancasila [Gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260601-WA0001_copy_828x665-225x129.jpg)
![Bus Antar Kota Antar Provinsi [AKAP] PO Palala dengan nomor polisi BA 7035 PU jurusan Jakarta-Padang hangus terbakar di Jalan Lintas Timur [Jalintim] Palembang-Jambi, tepatnya di Pal 11, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sabtu 30 Mei 2026, dini hari.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260530-WA0006_copy_464x294-225x129.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru saat memberikan sambutan dalam pembekalan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama [PD-PKPNU] Angkatan II yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama [PWNU] Sumsel di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Jumat 29 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0037_copy_1223x770-225x129.jpg)
![Surat imbauan Dinas Pendidikan Kota Palembang Nomor 421.3/192/Disdik/2026 tentang Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas IX SMP Negeri dan Swasta se-Kota Palembang Tahun 2026. [Foto Hasan Basri-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0008-225x129.jpg)


![Gedung Pancasila [Gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260601-WA0001_copy_828x665-129x85.jpg)
![Bus Antar Kota Antar Provinsi [AKAP] PO Palala dengan nomor polisi BA 7035 PU jurusan Jakarta-Padang hangus terbakar di Jalan Lintas Timur [Jalintim] Palembang-Jambi, tepatnya di Pal 11, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sabtu 30 Mei 2026, dini hari.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260530-WA0006_copy_464x294-129x85.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru saat memberikan sambutan dalam pembekalan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama [PD-PKPNU] Angkatan II yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama [PWNU] Sumsel di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Jumat 29 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0037_copy_1223x770-129x85.jpg)
![Surat imbauan Dinas Pendidikan Kota Palembang Nomor 421.3/192/Disdik/2026 tentang Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas IX SMP Negeri dan Swasta se-Kota Palembang Tahun 2026. [Foto Hasan Basri-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0008-129x85.jpg)



![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru saat memberikan sambutan dalam pembekalan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama [PD-PKPNU] Angkatan II yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama [PWNU] Sumsel di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Jumat 29 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0037_copy_1223x770-360x200.jpg)

![Wakil Gubernur Sumatera Selatan [Wagub Sumsel] H Cik Ujang memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan open house dan halal bihalal yang digelar di Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumsel, Rabu 27 Mei 2026, pagi.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260528-WA0015_copy_1582x944-360x200.jpg)
