WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kementerian Komunikasi dan Informatika memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) untuk penanganan konten hoaks di ruang digital. Penerapan ini dilakukan bekerja sama dengan Korika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Untuk menciptakan teknologi kecerdasan artifisial yang dapat melakukan analisis hoaks dan sentimen. Kita akan membuat algoritma yang dibuat natural, dapat menjalankan fungsi pengawasan atas hoaks, sentimen, di media sosial,” kata Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel A. Pangerapan dalam konferensi pers di Kantor Kemkominfo Jakarta, Kamis (13/4/2023).
Ia menjelaskan, teknologi artificial intelligence merupakan kemampuan komputer atau robot yang dikendalikan oleh komputer. Untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya dilakukan oleh manusia dengan kecerdasannya.
Saat ini pun telah banyak sektor pekerjaan yang memanfaatkan teknologi AI. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Korika Hammam Riza, menyampaikan kerja sama itu merupakan salah satu tindak lanjut penerapan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia (Stranas KA).
Halaman : 1 2 Selanjutnya








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










