Kemitraan ASEAN-Australia Jadi Penyangga Utama

- Jurnalis

Sabtu, 14 November 2020 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung dan Menlu Retno Marsudi mengikuti KTT ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (14/11).

Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung dan Menlu Retno Marsudi mengikuti KTT ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (14/11).

WIDEAZONE.COM, BOGOR — Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung dan Menlu Retno Marsudi mengikuti KTT ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (14/11).

Presiden Joko Widodo mengangkat dua isu utama saat menghadiri secara virtual KTT dua tahunan ke-2 ASEAN-Australia. Isu pertama ialah memperkuat upaya integrasi ekonomi kedua pihak.

Untuk diketahui, hari Minggu yang akan datang, Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) akan ditandatangani. Menurut Presiden, implementasi RCEP nantinya akan membutuhkan komitmen yang besar dari semua pihak.

Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung dan Menlu Retno Marsudi mengikuti KTT ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (14/11).
Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung dan Menlu Retno Marsudi mengikuti KTT ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (14/11).

“Saya yakin RCEP ini akan menjadi katalis pemulihan ekonomi di kawasan bahkan dunia,” kata Presiden dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (14/11).

Selain itu, Presiden Jokowi juga memandang ASEAN-Australia perlu memperkuat komitmen untuk meningkatkan perjanjian perdagangan bebas ASEAN–Australia–Selandia Baru melalui peningkatan kelancaran lalu-lintas barang, penguatan rantai pasokan global dengan memanfaatkan ASEAN sebagai basis produksi yang kompetitif, pengembangan kerja sama industri 4.0 dan ekonomi digital, serta peningkatan interaksi antara pelaku usaha ASEAN dan Australia.

Kedua, Presiden Jokowi mendorong terciptanya stabilitas dan keamanan di kawasan. Menurutnya, stabilitas dan keamanan kawasan adalah fondasi bagi upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

“Penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982, adalah kunci. Pesan ini perlu terus kita gaungkan ke dunia,” ungkapnya.

Selain itu, Presiden memandang bahwa implementasi program secara konkret dalam kerangka ASEAN Outlook on the Indo-Pacific sangatlah krusial sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di kawasan.

“Di masa sulit ini, kerja sama adalah satu-satunya jalan yang harus kita tempuh. Saya yakin kemitraan ASEAN dan Australia dapat menjadi penyangga utama paradigma kerja sama dan kolaborasi bagi stabilitas, perdamaian, dan kesejahteraan di kawasan,” tandasnya.

Dalam KTT ini Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Rel/Abror Vandozer)

Berita Terkait

Dibantu Warga, Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan Akses Masuk Kampung Jawi
Tak Lama Lagi Masjid Nurul Imam Miliki Menara
Perdana di Sumsel, PLN UIWS2JB Hadirkan KBLBB dan SPKLU
UPTD Puskesmas Kandis Gelar Rapat Lintas Sektor
Presiden Minta Implementasi Konkret dari PPKM
Pasca Gerebek Sarang Narkoba, 2 Warga Desa Ditangkap
Munas IX Kadin Indonesia Akan Dibuka Ketua MPR RI
MAPPI Sumsel Gelar Musda ke III, ini kata Awaludin

Berita Terkait

Kamis, 25 Maret 2021 - 15:00 WIB

Dibantu Warga, Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan Akses Masuk Kampung Jawi

Sabtu, 6 Maret 2021 - 23:19 WIB

Tak Lama Lagi Masjid Nurul Imam Miliki Menara

Jumat, 26 Februari 2021 - 17:53 WIB

Perdana di Sumsel, PLN UIWS2JB Hadirkan KBLBB dan SPKLU

Kamis, 18 Februari 2021 - 16:52 WIB

UPTD Puskesmas Kandis Gelar Rapat Lintas Sektor

Minggu, 31 Januari 2021 - 22:47 WIB

Presiden Minta Implementasi Konkret dari PPKM

Berita Terbaru