Kontribusi agro
Putu pun mengemukakan, sektor industri agro memberikan kontribusi signfikan hingga lebih dari 50% kepada PDB industri pengolahan nonmigas. “Bahkan, sektor industri agro juga patut diberikan apresiasi mengingat pada kuartal kedua ini, nilai ekspornya menembus USD19,64 milyar atau berkontribusi sebesar 28,24% terhadap ekspor nasional,” sebutnya.
Kinerja gemilang dari sektor industri agro salah satu ditunjukkan oleh industri makanan dan minuman yang berkontribusi sebesar 38,42% terhadap PDB industri pengolahan non migas. Hal ini tidak terlepas peran dari industri gula rafinasi sebagai pemasok bahan baku untuk penopang produksinya. “Artinya, AGRI ikut menjaga ketersediaan bahan baku dengan harga kompetitif sehingga bisa mendukung industri mamin dapat tumbuh bagus,” tandasnya.
Lebih lanjut, Putu mengatakan, sebagian besar industri agro merupakan sektor kritikal yang perlu dijaga aktivitas produksinya karena untuk memenuhi kebutuhan kosumen. “Pada saat PPKM, sektor industri ini tetap beroperasi. Apalagi, sektor industri sudah menyadari bahwa menjaga produktivitas, perlu menjaga kesehatan dan keselamatan para pekerjanya,” tegasnya.



















