“Namun, mengingat tahu tempe merupakan makanan yang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat Indonesia, Kemenperin melalui Ditjen IKMA terus melakukan upaya untuk meningkatkan dan mendukung produksi tahu tempe yang lebih efisien dan lebih higienis dengan meningkatkan kapasitas pelaku IKM tahu tempe melalui pentingnya menjaga mutu, hygienitas proses produksi dan diversifikasi produk, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” paparnya.
Reni juga menambahkan bahwa bentuk pembinaan yang dilakukan Kemenperin dalam membina IKM tahu tempe di antaranya melalui Pembangunan dan Revitalisasi Sentra IKM melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sentra tahu tempe melalui revitalisasi tempat produksi, permesinan dan peralatan, hingga pembangunan sarana IPAL. (JFA)





![Video anggota DPRD Banyuasin berinisial SY dari Fraksi Gerindra yang terlihat merokok saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] berlangsung viral di media sosial.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0021-225x129.jpg)

![Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260811-WA0009-225x129.jpg)



![Video anggota DPRD Banyuasin berinisial SY dari Fraksi Gerindra yang terlihat merokok saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] berlangsung viral di media sosial.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0021-129x85.jpg)

![Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260811-WA0009-129x85.jpg)


![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)


