banner 120x600
banner 120x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Karya Anak Bangsa, Go International

  • Bagikan
Ketua Umum Satupena Denny JA [Gambar Istimewa]
Ketua Umum Satupena Denny JA [Gambar Istimewa]
banner 468x60

WIDEAZONE. com, JAKARTA | Ketua Umum Satupena Denny JA mengatakan saatnya karya anak bangsa go international dengan memperkenalkan budaya Indonesia kepada komunitas internasional.

“Untuk mencapai ke sana, tak ada jalan lain kecuali menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Saatnya karya anak bangsa go international,” ujar Denny JA dalam peluncuran Web Puisi Esai dalam bahasa Inggris, Senin [27/9/2021].

Menurut Denny JA, ada empat hal istimewa dalam Web Puisi Esai yang baru diluncurkan ini.

Pertama, Web Puisi Esai ini menjadi contoh lahirnya genre baru dalam sastra, dari nol sama sekali, kini menjadi karya dengan lebih 150 buku puisi esai.

Seluruh buku ini ditulis oleh lebih dari 200 penyair, penulis, aktivis, ilmuwan bahkan politisi.

Puisi esai yang pertama kali hadir melalui buku “Atas Nama Cinta” [Denny JA, 2012], bahkan kini resmi menjadi kata baru dalam kamus bahasa Indonesia sejak bulan Mei tahun 2020 lalu.

Kedua, Web Puisi Esai ini tak hanya hadir dalam bentuk buku teks, tetapi juga telah hadir dalam bentuk video animasi, dan film. Lima karya puisi esai Denny JA di antaranya “Isu Diskriminasi” telah difilmkan oleh Hanung Bramantyo.

Ketiga, Web Puisi Esai yang lahir di Indonesia, kini mulai go international. Ditandai dengan telah terbit pula buku puisi esai yang ditulis penyair dari Malaysia, Singapura, Thailand hingga Brunei Darusalam.

“Kini telah terbentuk pula komunitas puisi esai ASEAN yang dipimpin oleh Datuk Jasni Matlani dari Malaysia,” ujar Denny JA.

Dia juga selaku penggagas puisi esai telah mendapatkan penghargaan tingkat ASEAN dari Malaysia.

Keempat, buku, video animasi dan film berdasarkan puisi esai sudah pula diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Jumlah buku puisi esai yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris sebanyak 39 buku. Sisanya 119 buku lainnya masih dalam bahasa Indonesia.

Web Puisi Esai itu bisa dilihat di www puisiesai.com.

“Sedangkan 13 film puisi esai dan 43 video animasi juga sudah ditampilkan dengan teks bahasa Inggris,” pungkas Denny JA. (*)

Laporan Abror Vandozer/Rel

Editor Anto Narasoma

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *