Karya Anak Bangsa, Go International

- Jurnalis

Selasa, 28 September 2021 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Satupena Denny JA [Gambar Istimewa]

Ketua Umum Satupena Denny JA [Gambar Istimewa]

WIDEAZONE. com, JAKARTA | Ketua Umum Satupena Denny JA mengatakan saatnya karya anak bangsa go international dengan memperkenalkan budaya Indonesia kepada komunitas internasional.

“Untuk mencapai ke sana, tak ada jalan lain kecuali menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Saatnya karya anak bangsa go international,” ujar Denny JA dalam peluncuran Web Puisi Esai dalam bahasa Inggris, Senin [27/9/2021].

Menurut Denny JA, ada empat hal istimewa dalam Web Puisi Esai yang baru diluncurkan ini.

Pertama, Web Puisi Esai ini menjadi contoh lahirnya genre baru dalam sastra, dari nol sama sekali, kini menjadi karya dengan lebih 150 buku puisi esai.

Seluruh buku ini ditulis oleh lebih dari 200 penyair, penulis, aktivis, ilmuwan bahkan politisi.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla dan Perubahan Iklim di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah

Puisi esai yang pertama kali hadir melalui buku “Atas Nama Cinta” [Denny JA, 2012], bahkan kini resmi menjadi kata baru dalam kamus bahasa Indonesia sejak bulan Mei tahun 2020 lalu.

Kedua, Web Puisi Esai ini tak hanya hadir dalam bentuk buku teks, tetapi juga telah hadir dalam bentuk video animasi, dan film. Lima karya puisi esai Denny JA di antaranya “Isu Diskriminasi” telah difilmkan oleh Hanung Bramantyo.

Ketiga, Web Puisi Esai yang lahir di Indonesia, kini mulai go international. Ditandai dengan telah terbit pula buku puisi esai yang ditulis penyair dari Malaysia, Singapura, Thailand hingga Brunei Darusalam.

Baca Juga:  Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Transformasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter pada Hardiknas 2026

“Kini telah terbentuk pula komunitas puisi esai ASEAN yang dipimpin oleh Datuk Jasni Matlani dari Malaysia,” ujar Denny JA.

Dia juga selaku penggagas puisi esai telah mendapatkan penghargaan tingkat ASEAN dari Malaysia.

Keempat, buku, video animasi dan film berdasarkan puisi esai sudah pula diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Jumlah buku puisi esai yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris sebanyak 39 buku. Sisanya 119 buku lainnya masih dalam bahasa Indonesia.

Web Puisi Esai itu bisa dilihat di www puisiesai.com.

“Sedangkan 13 film puisi esai dan 43 video animasi juga sudah ditampilkan dengan teks bahasa Inggris,” pungkas Denny JA. (*)

Laporan Abror Vandozer/Rel

Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final
Gubernur Herman Deru Sebut Ponpes Raudhatul Ulum Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Harus Sekolah Negeri
Gubernur Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla dan Perubahan Iklim di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah
Buka LKS SMK Sumsel 2026, Wagub Cik Ujang Motivasi Siswa Siap Bersaing di Tingkat Nasional dan Internasional
Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran
Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026
Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:22 WIB

Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:28 WIB

Gubernur Herman Deru Sebut Ponpes Raudhatul Ulum Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Harus Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gubernur Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla dan Perubahan Iklim di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:31 WIB

Buka LKS SMK Sumsel 2026, Wagub Cik Ujang Motivasi Siswa Siap Bersaing di Tingkat Nasional dan Internasional

Berita Terbaru