Nezar menjelaskan, Kominfo telah menyelenggarakan pelatihan untuk mencetak talenta digital pada tiga tingkatan. Pada tingkat dasar dilakukan melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang bekerja sama dengan 142 mitra.
Program GNLD bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Terutama mengenai pemanfaatan teknologi digital, termasuk potensi dan risiko AI.
Selanjutnya di tingkat menengah, Kominfo menghadirkan Program Digital Talent Scholarship (DTS) untuk membekali keahlian digital. Seperti cyber security artificial intelligence, cloud computing, big data analytics, dan digital marketing.
Pada tingkat lanjut, Kementerian Kominfo memfasilitasi peningkatan SDM lewat Program Digital Leadership Academy (DLA) yang menyasar tingkat pengambil kebijakan. “Kami bekerja sama dengan 8 mitra termasuk beberapa universitas ternama dunia,” ujarnya. (JFA)
Halaman : 1 2



![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-225x129.jpg)





![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-129x85.jpg)









