Idham Rianom Kembalikan Formulir Bacawako di Markas PDIP Palembang

Pengembalian formulir pendaftaran bakal calon walikota (Bacawako) Palembang periode 2024-2029, Idham Rianom ke markas Partai Demokrasi Indionesia-Perjuangan Kota Palembang disambut dengan suasana yang sukacita.
Pengembalian formulir pendaftaran bakal calon walikota (Bacawako) Palembang periode 2024-2029, Idham Rianom ke markas Partai Demokrasi Indionesia-Perjuangan Kota Palembang disambut dengan suasana yang sukacita.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pengembalian formulir pendaftaran bakal calon walikota (Bacawako) Palembang periode 2024-2029, Idham Rianom ke markas Partai Demokrasi Indionesia-Perjuangan Kota Palembang disambut dengan suasana yang sukacita.

Di hadapan tokoh PDI-P Kota Palembang Ayu Nursuri, Andreas Aidil Adhari, Dharmawan, Yusuf, serta pengurus partai lainnya, Idham menjelaskan tentang kesungguhannya untuk mengabdikan diri membangun Kota Palembang.

banner 468x60

“Meski saya ini manusia yang dhoif, namun dengan kebesaran jiwa, saya berusaha untuk memberikan nilai maksimal bagi pembangunan politik, pariwisata, serta menerapkan kebijakan dalam bekerjasama dengan para personal pemerintahan di kota ini,” ujar Idham didampingi Ketua Lembaga Spiritual dan Kerohanian Forum Palembang Bangkit (FPB) Sumatera Selatan, Rahmat Sofiandi, Panglima Pasukan Khusus FPB Sumsel Mulkan Hermansyah, serta sejumlah pengurus inti lainnya, Rabu, 15 Mei 2024.

Menurut Ketua FPB Sumsel tersebut, dampak perkembangan dan kemajuan Kota Palembang ini, harus memberikan kontribusi bagi masyarakatnya.

“Paling tidak, dengan mengelola pengembangan wisata Sungai Musi, Bukit Seguntang, harus mampu mendorong ekonomi rakyat. Ini sangat penting,” ujar Idham Rianom, tersenyum.

Jika masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepadanya, kata Idham, pokok pertama yang ia lakukan mencari solusi untuk menggerakkan pengembangan ekonomi rakyat melalui UMKN.

Menurut Idham, potensi Kota Palembang sangat luar biasa. Selain sejumlah kuliner yang sudah dikenal masyarakat internasional, progres tradisinya juga menarik untuk ditonton.

“Makanya, untuk mengembangkan dan mendistribusikannya ke skala internasional, saya akan melakukan kerjasama dengan asosiasi wisata internasional. Ini sangat penting,” ujar Idham yang rendah hati dan suka menerima saran dan kritik dari masyarakat tersebut.

Menurut dia, pengelolaan anggaran yang digunakan bagi pengembangan wisata air dan tradisi masyarakat, harus benar-benar digunakan secara efektif dan transparan. “Hidup ini hanya sekali. Bagaimana kehadiran saya ini bisa bermanfaat bagi orang banyak,” katanya.

Jika ia dipercaya masyarakat nanti, kata dham Rianom, ia berharap agar PDIP Kota Palembang sebagai partai wong cilik –bisa memberikan ruang untuk mengusung program kerja nanti secara maksimal.

“Yang penting, saya berusaha memberikan modal usaha bagi pedagang kecil agar UMKM bisa dikembangkan sesuai progres Palembang Kota Dagang yang sudah dikenal sejak dulu,” tukasnya. (*)

Laporan Anto Narasoma