WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kasus dugaan perusakan terhadap lahan seluas sembilan hektare di desa Muara Kemenyan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas Utara tak kunjung selesai, pasalnya persoalan tersebut telah memasuki tahun ketiga.
“Kasus dugaan perusakan ini sudah berlarut larut dan belum ada titik terang, bahkan kasus ini sudah tiga tahun dan kami mempertanyakan,” ungkap Husriadi selaku penerima kuasa dari korban perusakan lahan, Rabu (14/7/2021).
Dikatakan Husriadi sebelumnya berkas perkara tersebut sempat diserahkan ke Jaksa, namun karena ada beberapa hal yang kurang sehingga dikembalikan untuk harus dilengkapi. “Untuk P21 sudah dikirim tapi kurang lengkap sehingga harus dilengkapi kembali,” ujarnya.
Kekurangan berkas tersebut, jelas Hus, pihak penyidik harus datang ke lokasi untuk melihat bagaimana kerusakan akibat perbuatan pelaku. Saat ini penyidik sudah melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP). Terkait saksi sudah dilakukan pemanggilan namun masih ada yang belum datang. “Kita sudah koordinasi dengan penyidiknya di Jatanras, katanya mereka sudah ke lokasi. Namun, dalam perkara ini masih ada saksi satu lagi yang belum datang tetapi kata Kanit sudah dilakukan pemanggilan,” paparnya.
Ia menuturkan, yang menjadi terlapor dalam laporan dua tahun silam itu sebanyak tiga orang yakni Yanto, Putra Jaya dan Suroso. Oleh sebab itu dia berharap agar proses perkara ini dapat berjalan lancar dan cepat. “Kita Berharap untuk kasus ini agar pelaku segera ditahan, dan kita apresiasi pihak kepolisian yang selalu bekerja keras untuk melayani dan mengayomi masyarakat,” tuturnya.
Tak hanya itu, tambah Hus, akibat ulah para pelaku korban mengalami kerugian hingga Rp3 miliar lebih. “Oleh sebab itulah kita berharap penyidik dapat bekerja cepat mengingat saudara Suroso ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasian korban yang mengalami banyak kerugian,” tegasnya.
Laporan Oktaf Riyadi



![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-225x129.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-225x129.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-225x129.jpg)


![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-129x85.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-129x85.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
