Herman Deru Minta Program Replanting Sawit Diperluas

- Jurnalis

Jumat, 4 Maret 2022 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartato, Menteri Perindutrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama [PBNU] KH Yahya Cholil Staquf menyerahkan bantuan untuk peremajaan sawit bagi petani di Kabupaten Muara Enim yang dipusatkan di Desa Kencana Mulia Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, Jumat [4/3].

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartato, Menteri Perindutrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama [PBNU] KH Yahya Cholil Staquf menyerahkan bantuan untuk peremajaan sawit bagi petani di Kabupaten Muara Enim yang dipusatkan di Desa Kencana Mulia Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, Jumat [4/3].

WIDEAZONE.com, MUARAENIM | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartato, Menteri Perindutrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama [PBNU] KH Yahya Cholil Staquf menyerahkan bantuan untuk peremajaan sawit bagi petani di Kabupaten Muara Enim yang dipusatkan di Desa Kencana Mulia Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, Jumat [4/3].

Dalam kegiatan penyerahan bantuan peremajaan sawit yang digelar PBNU tersebut, dinilai Gubernur Herman Deru sangat tepat diberikan oleh pemerintah pusat, sebab melalui program replanting diharapkan akan menjaga keberlangsungan pendapatan petani sawit di Sumsel. Bahkan dengan adanya bantuan sebut lanjut Herman Deru akan sangat membantu bagi kalangan petani khususnya petani non plasma.

“Hari ini sangat istimewa bagi kita karena mendapatkan bantuan peremajaan sawit yang disebut replanting. Kami mohon kepada Pak Menko untuk dapat memperluas lagi program replanting ini untuk petani sawit Sumatera Selatan,” harap Herman Deru.

Herman Deru menilai bantuan yang diberikan pemerintah melalui program replanting akan berdampak luar biasa bagi kesejahteraan petani.

“Bantuan yang diberikan untuk penanaman ini merupakan angin segar bagi keberlangsungan kebun sawit petani karena setiap hektarnya mendapatkan modal 30 juta rupiah. Atas nama petani dan seluruh masyarakat saya sampaikan ucapan terima kasih pak Menteri,” imbuh Herman Deru.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Di lain pihak Kemenko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartato mengatakan tanaman sawit menjadi komoditas utama bagi Indonesia, bahkan dari komoditi sawit ini mampu menghasilkan devisa negera Rp30 miliar USD pada tahun 2021. Komitemen Pemprov Sumsel terhadap kesejahteraan petani khususnya petani sawit juga mendapatkan apresiasi dari Menko Prekonomian,

“Meski di masa pandemi COVID-19, komoditi sawit terus memberikan keuntungan bagi negera. Diperkirakan sawit ini terus akan dibutuhkan bukan hanya di Indonesia tapi juga di pasar global,” ungkapnya.

Dalam program peremajaan sawit, lanjut Airlanggga ini pemerintah sudah menyiapkan sebanyak 180 ribu hektar. Bahkan melalui program ini per hektarenya akan diberikan dana sebesar Rp30 juta. Dia juga melihat potensi sawit Sumsel sebagai salah satu provinsi sebagai penghasil terbesar di Indonesia.

“Tadi ada yang 4 hektare Rp120 juta, kemudian 70 hektare bahkan ada yang 200 hektare, artinya kalau lebih dari 100 hektare bisa menerima Rp6 hingga Rp7 miliar. Dan pemerintah menyiapkan 180 ribu hektare setiap tahun,” katanya.

Pada kesempatan ini, sebagai Ketua Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit [BPDPKS], Airlangga Hartato mengaku bangga melihat warga NU karena disini banyak kebun warga NU dan program pemerintah ini harus berjalan dan dananya sudah disediakan dan dari bantuan penanaman awal tadi bisa dilanjutkan KUR bahkan KUR naik 30 persen, kalau tahun kemarin Rp283 triliun dan tahun ini Rp337 triliun.

Baca Juga:  EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

“Kami harap program ini terus di berbagai daerah dan kerja sama seluruh pihak hingga Pemerintah Pusat, daerah termasuk perbakan dan lembaga lainnya. Kita akan terus lakukan program ini sehingga target 180 ribu hektare bisa dilakukan tahun ini dengan begitu petani bisa berjaya dan sejahtera kembali bangkit dari pasca COVID-19,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa peremajaan sawit rakyat ini upaya NU untuk ikut mendukung progam-program pemerintah yang diperuntukan bagi rakyat.

“Kita tau pemerintah terus ingin membut kesejahteraan rakyat maka itu NU ikut membantu agar program tersebut terwujud. Ini salah satu kerjasama PBNU dengan pemerintah dan ini akan terus kita kembangkan,” pungkasnya.

Turut hadir pada kesempatan ini, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Wakil Ketua PBNU, KH. Nusron Wahid, Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, TB.H. Ace Hasan, Anggota Komisi III DPR RI, Kahar Muzakir.

Kemudian Direktur Utama BPDP-KS Eddy Abdurrachman, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto, Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Noeringhati, Ketua PWNU KH Amiruddin Nahrawi serta Bp Bupati Muara Enim H Nasrun Umar, kepala OPD Sumsel dan Kabupaten Muara Enim. [red]

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru