Herman Deru Akui Indikator Majunya Mutu Pendidikan Sumsel Berhasil Dongkrak Peningkatan IPM  

- Jurnalis

Selasa, 2 Mei 2023 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara peringatan Hardiknas 2023 diselenggarakan di rumah dinas Gubernur Sumsel, Griya Agung Palembang, Selasa 2 Mei 2023.

Upacara peringatan Hardiknas 2023 diselenggarakan di rumah dinas Gubernur Sumsel, Griya Agung Palembang, Selasa 2 Mei 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2023, Gubernur Sumsel H Herman Deru memberikan catatan khusus terkait dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel yang meningkat sebesar 0,83  persen di tahun 2022 lalu.

Ketika dibincangi usai menjadi Inspektur Upacara (Irup)  Hardiknas yang digelar di Halaman Rumah Dinas Gubernur Sumsel, Griya Agung, Selasa 2 Mei 2023, pagi. 

Gubernur Herman Deru mengaku bangga dan bersyukur karena Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu dia tetap berharap di tahun 2023 ini  IPM Sumsel  kembali mengalami peningkatan.
 
“Alhamdulillah, IPM Sumsel tercatat sebagai kategori tinggi pada Tahun 2022, ini luar biasa,” ungkapnya.
 
Oleh karena itu, Herman Deru mengharapkan pada momen peringatan hari pendidikan nasional kali ini akan menjadi penyemangat bagi insan pendidikan, merdeka mengajar yang diikuti oleh  semua stakeholder pendidikan.
 
“Kita tau sistem pendidikan ini sangat dinamis, Indonesia tidak boleh ketinggalan khususnya Sumsel,” katanya.
 
Dijelaskan meningkat IPM Sumsel menjadi 70,90 atau tumbuh 0,83 persen atau meningkat 0,66 poin dibandingkan capaian tahun 2021  tersebut ditopang beberapa indikator selain faktor kesehatan juga  ada faktor dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah penduduk usia 7 tahun ke atas. Selain itu rata-rata lama sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas tumbuh 0,07 tahun, dari 8,30 tahun menjadi 8,37 tahun pada tahun 2022.
 
Pada upacara Hardiknas kalai ini Tahun 2023 diikuti oleh para Kepala Sekolah, Guru, siswa/siswi SD, SMP, SMA  dan semua unsur Pendidikan di Sumsel.
 
Dalam sambutan tertulis, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan Gubenur Herman Deru mengatakan, sebanyak 24 episode Merdeka Belajar yang sudah diluncurkan maka semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat. 
 
“Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. Para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Asesmen Nasional di Paltform Rapor Pendidikan  untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan,” ucap Gubernur.
 
Ia juga menyebut para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya Paltform Merdeka Mengajar. Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka. 
 
“Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan benalar,” imbuhnya. 

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Dari segi pendanaan, lanjut Herman Deru ,  pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. 
 
Selain itu, mekanisme Dana Indonesia yang fleksibel dapat mewadahi gagasan-gagasan kreatif para seniman dan pelaku budaya sehingga mampu menghasilkan karya-karya hebat yang mendukung kemajuan kebudayaan.
 
“Saudara saudariku, mari kita ingat, bahwa bersama-sama kita telah membuat sejarah baru dengan gerakan Merdeka Belajar,” ujarnya.
 
Selanjutnya Mendiknas menekankan  transformasi yang masif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak, karena semuanya adalah hasil dari kerja keras dan kerja sama. 

Baca Juga:  EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA


“Hari Pendidikan Nasional Tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil,” tuturnya.
 
Oleh sebab itu, sambung Gubernur Sumsel ini, layar yang sudah dibentangkan jangan sampai terlipat lagi. Kita semua, para pendidik dan tenaga kependidikan, seniman dan pelaku budaya, juga peserta didik di seluruh penjuru Nusantara, adalah kapten dari kapal besar yang bernama Indonesia ini.
 
“Mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, mendidik generasi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan,” tutupnya.
 
Pada Upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023 di Gubernur Herman Deru menyematkan  Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya 2023 kepada  perwakilan  ASN  dengan masa pengabdian  10, 20  dan 30 tahun. Serta penghargaan kepada siswa dan guru yang berprestasi.***
 

Berita Terkait

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Berita Terbaru