Hendak ke Palembang, Justru Diperkosa Andre Aprila

- Jurnalis

Sabtu, 30 Maret 2019 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, MUARA ENIM — Nasib naas dialami gadis memilik gelar sarjana ekonomi yang masih belum memiliki pekerjaan tetap.

Pada Selasa lalu (26/3/2019), gadis berinisial SA (24) itu harus menelan kepliuan hati setelah diperkosa teman laki-lakinya, Andrre Aprila bin Amir Halim (26) di pondok kebun karet Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muaaraenim.

Selain kehilangan selaput perawan, SA pun mengalami kehancuran masa depan yang ia dambakan sejak awal kuliah. Lalu, bagaimana proses perkosaan itu terjadi?

Sebelum diperkosa, korban meminta Andre Aprila menjemputnya di rumah. Karena ia ada kepentingan di Kota Palembang.

Setibanya, SA meminta laki-laki itu untuk mengantarnya ke Rumah Makan Siang Malam. “Saya akan naik travel ke Palembang, ” ujar gadis itu kepada Andre Aprila.

Ternyata persoalannya sungguh menyakitkan. Ia tidak langsung diantar Andre ke RM Siang Malam, justru dibawa terlabih dahulu ke pondok kebun karet Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida Darat Kabupaten Muaraenim.

Tersangka (Andre Aprila) dan Barang Bukti yang diamankan
Tersangka (Andre Aprila) dan Barang Bukti yang diamankan

Setiba di Desa Gaung Asam, Andre menghentilan kendaraannya di pondok kebun karet. Andre mengajak SA untuk melakukan hubungan badan. Namun gadis itu menolak. Karena “berat ujung” pelaku melorotkan celana korban.

Sebetulnya, saat itu korban berusaha melawan bisikan iblis dengan menendang tubuh Andre. Namun karena kalah tenaga, akhirnya perkosaan itu terjadi.

Andre sempat berkata, “Kalau kau ceritakan ke orang lain, aku tidak bertanggung jawab. ” Selepas itu, pemerkosa mengantar korban ke simpang empat Gelumbang, untuk menaikkan Setina ke travel tujuan Palembang.

Hati SA saat itu sakit bukan main. Terutama setelah menerima perlakuan tak senonoh terhadap dirinya. Bahkan ketika melakukan perlawanan, di beberapa bagian tubuhnya ada yang lecet.

Tiba di Palembang, ia mengadukan ikhwalnya ke Martha Kristina. Bahkan korban mengadukan nasib buruknya ke keluarganya. Akhirnya, peristiwa itu dilaporkan ke Polisi Sektor (Polsek) Lembak.

Atas laporan itulah, Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono SH SIK melalui Kapolsek Lembak IPTU Desi Azhari SH MSI memerintahkan Kanitreskrim untuk menyelidiki kasus itu.

Akhirnya, pada Jumat (29/3/2019), sekitar pukul 23.30 Wib, Andre dibekuk polisi di Desa Beliung, Kecamatan Belida Darat Muaraenim.

Saat diintrogasi, Andre akhirnya mengakui perbuatan kejinya yang memperkosa SA. Atas kejadian itu, polisi menyita celana panjang jeans warna abu-abu, kemeja panjang putih, sweater biru, celana dalam berwarna ungu, bra ungu, kaus singlet cokelat, serta jilbab biru bermotif bunga.

Menurut Desi, sebenarnya korban ingin menantikan mobil travel tujuan Kota Palembang. “Tapi sebelumnya korban diajak pelaku mengelilingi wilayah Kecamatan Belida Darat. Namun pekosaan itu pun terjadi, “ujar Desi memutup perbincangan. (shanti)

Berita Terkait

Dibantu Warga, Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan Akses Masuk Kampung Jawi
Tak Lama Lagi Masjid Nurul Imam Miliki Menara
Perdana di Sumsel, PLN UIWS2JB Hadirkan KBLBB dan SPKLU
UPTD Puskesmas Kandis Gelar Rapat Lintas Sektor
Presiden Minta Implementasi Konkret dari PPKM
Pasca Gerebek Sarang Narkoba, 2 Warga Desa Ditangkap
Munas IX Kadin Indonesia Akan Dibuka Ketua MPR RI
MAPPI Sumsel Gelar Musda ke III, ini kata Awaludin

Berita Terkait

Kamis, 25 Maret 2021 - 15:00 WIB

Dibantu Warga, Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan Akses Masuk Kampung Jawi

Sabtu, 6 Maret 2021 - 23:19 WIB

Tak Lama Lagi Masjid Nurul Imam Miliki Menara

Jumat, 26 Februari 2021 - 17:53 WIB

Perdana di Sumsel, PLN UIWS2JB Hadirkan KBLBB dan SPKLU

Kamis, 18 Februari 2021 - 16:52 WIB

UPTD Puskesmas Kandis Gelar Rapat Lintas Sektor

Minggu, 31 Januari 2021 - 22:47 WIB

Presiden Minta Implementasi Konkret dari PPKM

Berita Terbaru

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB