HD Pastikan Pasokan Pangan di Ogan Ilir Masih Cukup

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2020 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru dan Bupati Ogan Ilir, H.M Ilyas Panji Alam meninjau langsung persedian pasokan pangan di Gedung Bulog.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru dan Bupati Ogan Ilir, H.M Ilyas Panji Alam meninjau langsung persedian pasokan pangan di Gedung Bulog.

WIDEAZONE.COM, OGAN ILIR – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru kembali melakukan kunjungan secara mendadak ke Gedung Bulog, untuk memastikan ketersediaan bahan pangan utamanya beras  di tengah pandemi covid-19.

Tidak hanya berkeliling gudang beras , Herman Deru juga meninjau kualitas dari stok beras yang siap didistribusikan oleh Bulog.

Ia mengaku, meski masih mewabahnya virus corona, sengaja turun langsung untuk memantau Gedung Bulog dikarenakan khawatir masyarakat akan berputus asa dan mulai dilanda kepanikan    mengenai kebutuhan pangan.

“Kenapa Saya turun langsung kelapangan,  Saya khawatir masyarakat jadi putus asa, ditambah lagi masyarakat berkurang bahkan hilang penghasilan. Di tiga kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan ilir pasokan masih aman, tinggal distribusikan yang tetap sasaran dan tepat minat,” ungkapnya saat meninjau langsung Gedung Bulog serta meninjau langsung posko tanggap penanganan covid 19 di Kabupten Ogan Ilir, (25/4) Sabtu Siang. 

Gubernur H. Herman Deru dan Bupati H.M Ilyas Panji Alam saat mengecek ketersediaan pangan di Bulog
Gubernur H. Herman Deru dan Bupati H.M Ilyas Panji Alam saat mengecek ketersediaan pangan di Bulog

Tidak hanya meninjau Gedungnya, dalam waktu dekat pula Herman Deru akan mengecek langsung masyarakat yang paling jauh, untuk menanyakan apakah masyarakat sudah menerima pendistribusian bahan pangan di Pemerintah daerah setempat.

Baca Juga:  Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

“Ketahanan pangan adalah landasan kita untuk dapat merencanakn dan berbuat yang lain, Ada relevansi antara ketahanan pangan dan ketahanan fisik,  oleh sebab itu akan Saya cek apakah sudah sampai ke masyarakat paling jauh, dari berbagai pendapat ahli menyatakan orang yang ketahanan tubuhnya baik itu, fisiknya baik staminanya baik ditambah ketahanan tubuh yang baik,” terangnya.

Virus ini tidak menjadi penyakit tapi tetap menjadi carier, ketahanan tubuh itu penting, oleh karenannya ketahanan tubuh dimulai dari ketahanan pangannya, tinggal yang lain tetap waspada,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini pula, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengimbau dengan tegas untuk seluruh warga Provinsi Sumsel yang baru datang dari daerah terpapar, ataupun merasa sebagai orang dalam pemantauan (ODP) bahkan orang tanpa gejala (OTG) untuk melaporkan diri dengan penuh keterbukaan dan tidak ditutupi. Mengingat penyebaran virus ini terus bertambah, di dominasi dengan kurangnya keterbukaan masyarakat.

“Yang paling penting seluruh warga Sumsel jika merasa diri ODP atau merasa OTG ngakulah jangan tutupi kepada para petugas medis, Sekian banyak masyarakat tertular karena tidak adanya keterbukaan masyarakat, petugas medis adalah benteng terakhir oleh sebab itu Saya minta seluruh msyrakat ceritakanlah riwayatnya, karena kalau sudah terjadi transmisi lokal di beberapa daerah ini akan lebih susah mencegahnya. Maka butuh kesadaran, berani mengaku dan berisolasi, penyakit ini bukan aib apalagi penyakit kutukan,” pungkasnya

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Sementara Bupati Kabupaten Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam SE SH MM dalam laporannya mengatakan, terdapat 120 ribuan Kartu keluarga yang akan diserahkan sembako kepada masyarakat, saat ini sembako yang telah siap didistribusikan sebanyak 70 ribu KK.

“Sembako ini pak Gub sudah siap untuk dibagikan ke Kepala Keluarga se-Kabupaten OI dan segera  didistribusikan secepatnya Ke Desa-desa/Kelurahan yang ada,”kata Ilyas.

“Satu paket berisi 1 karung beras 10 Kg, 10 Bungkus Mie Instan, 6 Kaleng Lauk Pauk Instan dan 1 Botol Kecap. Sistem pemberian paket sembako ini sudah di atur sehingga masyarakat hanya perlu menunggu di rumah masing-masing,” tuturnya. (Ril/Abror Vandozer)

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Sabtu, 5 September 2026 - 04:58 WIB

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB