Gubernur Herman Deru Wujudkan Pelabuhan Samudera, Solusi Logistik Sumsel Target Operasi 2028

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, yang digelar di Griya Agung, Kamis 9 April 2026.

Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, yang digelar di Griya Agung, Kamis 9 April 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel], Dr H Herman Deru, menegaskan komitmennya menghadirkan pelabuhan samudera di Sumsel pada 2028 atau paling lambat 2029.

Penegasan tersebut disampaikan saat Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, yang digelar di Griya Agung, Kamis 9 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menekankan bahwa pembangunan pelabuhan samudera merupakan cita-cita panjang yang telah dirintis selama lebih dari 40 tahun oleh para gubernur sebelumnya.

“Kalau ditarik ke belakang, ini sudah lebih dari 40 tahun diperjuangkan. Dari yang tadinya baru tanda-tanda atau ‘hilal’, hari ini menjadi kenyataan dengan dimulainya project launching,” ujarnya.

Menurut Herman Deru, keberadaan pelabuhan samudera sangat penting bagi Sumsel sebagai daerah kaya sumber daya alam seperti batu bara, karet, dan kopi. Selama ini, keterbatasan pelabuhan menyebabkan distribusi komoditas harus melalui provinsi lain, sehingga meningkatkan biaya logistik dan menurunkan daya saing.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Ia juga menyoroti kondisi Sungai Musi yang mengalami pendangkalan hingga sekitar enam meter, sehingga kapal besar tidak dapat beroperasi optimal di Pelabuhan Boom Baru.

“Ini bukan hanya soal niaga, tetapi juga kemanusiaan. Kemacetan dan kecelakaan di dalam kota menjadi dampak dari aktivitas pelabuhan yang tidak lagi memadai,” tambahnya.

Herman Deru optimistis pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, dengan dukungan pemerintah pusat dan sektor swasta, akan menjadi solusi strategis bagi permasalahan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pembangunan pelabuhan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem logistik nasional. Ia menyebut proyek tersebut telah memasuki milestone ke-11 dari 15 tahapan pembangunan.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Selain itu, proyek ini tidak menggunakan APBN maupun APBD, melainkan melibatkan investasi swasta guna mempercepat realisasi pembangunan.

Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu menambahkan proyek ini telah menarik minat konsorsium besar dan berpotensi mendorong pengembangan kawasan ekonomi khusus [KEK].

Dukungan juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyampaikan komitmennya melalui video pernyataan.

Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan menjadi motor penggerak baru ekonomi Sumsel sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai logistik global.

“Saya mengajak kita semua untuk menjaga momentum ini, memperkuat sinergi dan kolaborasi, serta mempercepat realisasi agar proyek ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” tutup Herman Deru.

Berita Terkait

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Berita Terbaru