Gejolak Ganti Rugi Kolam Retensi! Pengamat Nilai Prinsip Kehati-hatian Kesepakatan “Total Loss” Versi BPKP

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Sosial Politik Dr Tarech Rasyid dan PINFORMASI BPN Kota Palembang.

Pengamat Sosial Politik Dr Tarech Rasyid dan PINFORMASI BPN Kota Palembang.

Indikasi Kerugian, Tidak Tepat Sasaran !

Soal audit BPKP “Total Loss” artinya yang perlu digarisbawahi, ujarnya, semua pihak terlibat, hadir kala itu soal ganti rugi lahan Kolam Retensi Simpang Bandara. Maksud “Total Loss” ini seperti apa? Uang yang dibayarkan kepada pemilik lahan “MS” berapa? Kecuali si pemilik lahan tidak menerima!

Bila pemilik tidak menerima, dan itu sudah diselidiki [audit] BPKP, wajar bila mereka berkilah seperti itu…kalau pemilik menerima pembayaran, kan itu sudah disepakati di awal soal nominalnya, di mana disebut Total Loss? Sementara dari uang tersebut [sumber dana hibah Pemprov Sumsel–Pemkot Palembang] terdapat sejumlah dana yang diambil untuk mengurusi lahan.

Baca Juga:  Sekolah Rasa "Double Track" SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

“Nah, jumlah pembayaran telah disepakati bersama, coba dicek kembali, berapa? Sehinga declare terssbut tidak semerta-merta dianggap Total Loss,” katanya.

Berapa nilai pembayaran, hingga menacapai kesepakatan, dia menyebut belum memahami secara keseruhan. BPK harus menjelaskan juga apa yang dimaksud dengan Total Loss, karen inti dari persoalan adalah Ganti Rugi, diselesaikan Pemkot melalui PUPR. “Berarti bila dikatakan seperti itu [Total Loss], mereka yang hadir BPN, Notaris ataupun pihak terkait menerima dong ! Dananya hilang semua ! Atau pun ada bagi-bagi di antara mereka !

Baca Juga:  Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

“Makanya, mendesak BPKP penjelasan kaitan mendalam soal Total Loss, Apakah nilai Rp40 miliar itu termasuk dalam pembangunan Kolam Retensi? Berarti bila termasuk untuk pembangunan pastinya terruang hingga kepengurusannya,”

Tarech menyebut jika untuk secara menyeluruh dirinya tidak mengetahui secara rinci peruntukan dari nilai Rp40 miliar, apakah hanya untuk ganti rugi lahan atau termasuk pembangunannya?

Selanjutnya … Retensi Jadi Kawasan….

Berita Terkait

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Rabu, 23 September 2026 - 15:18 WIB

Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan

Opini

Membaca Hasil PISA 2025: Jangan Terjebak Angka! ‎

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:47 WIB

Kapolres OKU Timur AKBP Dr Lalu Hedwin Hanggara SIK SH MH MSi mematangkan persiapan Operasi Sikat I Musi 2026 dengan gelaran Latihan Pra Operasi [Latpra] di Aula Setya 38 Mapolres OKU Timur, Rabu 23 September 2026.

Headlines

Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:18 WIB

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB