Gajah Sumatra Dipasangi GPS Collar Cegah Konflik Manusia

- Jurnalis

Selasa, 16 Mei 2023 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seekor gajah berusia 25 tahun dengan berat 2.783 kilogram yang bernama Meisyah dipasangi alat Global Positioning System (GPS) collar (Foto: KLHK)

Seekor gajah berusia 25 tahun dengan berat 2.783 kilogram yang bernama Meisyah dipasangi alat Global Positioning System (GPS) collar (Foto: KLHK)

Meisyah sendiri, lanjut Sugito, merupakan bagian dari kelompok ketiga dengan jumlah populasi gajah sebanyak 13 ekor. Sugito menambahkan, pemasangan GPS collar ke Meisyah itu merupakan ketiga kalinya.

Pada tahun lalu, mereka telah memasang dua GPS collar ke dua gajah yang berasal dari dua kelompok. Kelompok pertama GPS collar dipasang ke Meilani dengan populasi gajah 34 ekor dan kelompok kedua yakni Meissi dengan jumlah populasi gajah 14 ekor.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Spesies dan Genetik, Indra Exploitasia mengatakan, upaya ini merupakan bentuk asistensi melekat BKSDA Sumsel kepada mitra pemegang PBPH. Di mana arealnya terdapat satwa liar dilindungi.

Baca Juga:  Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Melalui data dari GPS collar itu akan memberikan data pergerakan gajah di lokasi habitat mereka. “Pemasangan ini merupakan bagian dari manajemen konservasi insitu,” kata Indra.

Berita Terkait

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Berita Terbaru