Figur Pejabat Dewan Pengawas KPK, Masih dalam Penyaringan

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2019 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Lima figur pejabat Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nanti harus memiliki track record yang baik dan berintegritas pilihan.

Presiden Joko Widodo, mengatakan paling tidak lima figur itu memiiki pengalaman di bidang hukum pidana dan juga mampu mengaudit pemeriksaan keuangan secara profesional.

“Ini penting. Apalagi yang terpilih nanti merupakan figur terbaik dan memiliki rekam jejak yang baik dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujar Presiden di Istana Merdeka Jakarta, kemarin.

Joko Widodo banyak menerima masukan terkait figur yang amanah dan tepat untuk mengisi jabatan di Dewan Pengawas KPK.

Baca Juga:  ‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Saat ini, kata Presiden, nama-nama figur yang masuk masih dalam proses penyaringan tim Sekretariat Negara. “Yah, belum masuk ke proses finalisasi. Masih banyak masukan-masukan yang diterima,” ujar Kepala Negara.

Sebelumnya Presiden pernah menjelaskan, sebagai lembaga negara KPK dipandang memerlukan dewan pengawas. Karena posisi ini merupakan satu kebutuhan semua lembaga seperti lembaga negara Presiden.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Seperti Mahkamah Agung dan Dewan Perwakilan Rakyat yang bekerja dalam prinsip saling mengawasi. Keberadaan dewan pengawas itu dibutuhkan untuk mengurangi potensi penyelahgunaan wewenang.

Apalagi Dewan Pengawas KPK itu, kata Presiden, diamantkan dalam Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019. (abror vandozer/anto narasoma/rel)

Berita Terkait

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB