WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Lima figur pejabat Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nanti harus memiliki track record yang baik dan berintegritas pilihan.
Presiden Joko Widodo, mengatakan paling tidak lima figur itu memiiki pengalaman di bidang hukum pidana dan juga mampu mengaudit pemeriksaan keuangan secara profesional.
“Ini penting. Apalagi yang terpilih nanti merupakan figur terbaik dan memiliki rekam jejak yang baik dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujar Presiden di Istana Merdeka Jakarta, kemarin.
Joko Widodo banyak menerima masukan terkait figur yang amanah dan tepat untuk mengisi jabatan di Dewan Pengawas KPK.
Saat ini, kata Presiden, nama-nama figur yang masuk masih dalam proses penyaringan tim Sekretariat Negara. “Yah, belum masuk ke proses finalisasi. Masih banyak masukan-masukan yang diterima,” ujar Kepala Negara.
Sebelumnya Presiden pernah menjelaskan, sebagai lembaga negara KPK dipandang memerlukan dewan pengawas. Karena posisi ini merupakan satu kebutuhan semua lembaga seperti lembaga negara Presiden.
Seperti Mahkamah Agung dan Dewan Perwakilan Rakyat yang bekerja dalam prinsip saling mengawasi. Keberadaan dewan pengawas itu dibutuhkan untuk mengurangi potensi penyelahgunaan wewenang.
Apalagi Dewan Pengawas KPK itu, kata Presiden, diamantkan dalam Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019. (abror vandozer/anto narasoma/rel)



















