Epidemiologi COVID-19 Imbau Perayaan Imlek 2573 Virtual

- Jurnalis

Senin, 31 Januari 2022 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Imlek dan COVID-19

Ilustrasi Imlek dan COVID-19

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Epidemiologi Sumatra Selatan [Sumsel] sekaligus tim Satuan Gugus Tugas [Satgas] COVID-19 di Palembang, Iche Andriyani Liberty mengimbau agar perayaan Imlek 2573 tahun 2022 dilaksanakan virtual.

“Untuk Imlek tetap harus ada batasan, kalau bisa secara virtual untuk bertemu banyak orang,” ujarnya, Minggu [30/1/2022].

Pembatasan tetap harus dilakukan karena penambahan kasus aktif masih terjadi, meski angka harian melandai, dan kasus meninggal dunia sementara nihil dengan total kasus aktif saat ini ada 48 orang.

“Intinya tetap harus waspada, kita belum sepenuhnya aman seperti merayakan Imlek sebelum adanya pandemik COVID-19, karena rate kasus aktif masih ada penambahan walau sedikit,” kata dia.

Baca Juga:  19 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Kadis Pariwisata Definitif--Kadishub Beralih "Kursi Kosong"

Iche menyebut, pemerintah setempat pasti sudah menyiapkan antisipasi dan melakukan monitoring jelang Imlek pada 1 Februari nanti.

“Pemerintah pasti memiliki aturan seperti pemberlakuan sanksi. Tapi butuh komitmen, jangan sampai aparat tidak memonitor 24 jam. Prokes perlu dikencangkan, karena paramater positive rate di Sumsel belum di bawah 5 persen,” tambah Iche.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat jangan terlalu khawatir soal varian Omicorn. Menurutnya, kunci utama mencegah penyebaran adalah kewaspadaan dan tak meremehkan potensi penularan COVID-19.

Baca Juga:  Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Sekretaris Daerah [Sekda] Palembang, Ratu Dewa melanjutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta Gugus Tugas COVID-19 untuk menertibkan situasi, serta menjaga suasana tetap kondusif.

“Koordinasi kita lakukan supaya tetap berlangsung tertib dan khidmat,” kata dia.

Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang juga melakukan pembatasan kerumunan saat Imlek, sama seperti tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan agar dapat meminimalisir lonjakan kasus COVID-19.

“Sama seperti sebelumnya, pembatasan ini untuk mengantisipasi adanya kenaikan kasus COVID-19 lagi,” tandas dia. [why

Berita Terkait

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang
Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:26 WIB

Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Berita Terbaru