Disbun Minta Pemerintah Sediakan Bibit Porang Bagi Petani Sumsel

- Jurnalis

Rabu, 23 Juni 2021 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanaman Porang - Wideazone

Tanaman Porang - Wideazone

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Antusias petani untuk menanam tanaman Porang sangatlah tinggi. Sebab harga jual porang sendiri cukup tinggi. Tapi sampai saat ini petani masih memiliki kendala di tersedianya bibit tanaman tersebut.

“Saya berharap pemerintah pusat bisa menyediakan bibit bagi petani di Sumsel. Saat ini bibit masih langkah dan tentu saja harganya cukup tinggi,” kata Kabid Pengelolaan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Provinsi Sumsel Rudi Arpian saat ditemui di ruangan kerjanya. Selasa (23/6/2021).

Lebih jauh ia mengatakan, saat ini hampir di semua Kabupaten/Kota di Sumsel sudah menanam Porang. Hampir satu juta bibit tanaman sudah di tanam. Tapi potensi tanaman ini masih terbuka lebar. Sebab tanaman ini tidak memerlukan tempat yang luas. Tanaman ini bisa ditanam di tengah-tengah tanaman karet dan sawit.

Jadi tanaman ini bisa mengoptimalkan pendapatan petani. Jadi petani karet tidak perlu menebang batang karet. Cukup mengisi jarak antar batang dengan tanaman Porang ini. Jadi penghasilan petani dapat meningkat tanpa mengeluarkan biaya yang cukup tinggi.

“Melalui tanaman Porang ini saya yakin petani dapat sejahtera. Sebab pasaran tanaman porang ini sampai ke luar negeri,” jelas dia.

Baca Juga:  Pemprov Sumsel bersama Polri dan Bulog Gelar GPM Jaga Stabilitas Pangan

Saat ini tercatat hampir 1,2 juta lahan karet dan jutaan lahan sawit. Belum lagi tanaman kopi dan lainnya. Nantinya di sela-sela tanaman tersebut dapat ditanami tanaman porang ini.Dinas perkebunan sendiri baru memperkenalkan porang di 2019. Tapi antusias petani sampai saat ini terus meningkat hanya saja ketersediaan bibit masih menjadi kendala.

“Sebenarnya petani cukup menanamnya sekali saja. Nantinya mereka akan langsung mendapatkan bibit dari tanaman tersebut. Bibit bisa di dapatkan dari tangkai dan juga bunga di tanaman porang tersebut,” ungkapnya.
[14.34, 23/6/2021] Nata: Meski pilkada di wilayah Sumatera Selatan masih akan berlangsung lama, sekitar awal November 2021 namun beberapa kalangan sudah santer membicarakannya.

Pengamat Sosial dan Politik, Bagindo Togar kembali mengutarakan, pilkada yang akan datang baik Pilgub, Pilwako, atau juga Pilbup harusnya memunculkan tokoh – tokoh baru yang yang lebih berpotensi.

“Sejujurnya masih banyak tokoh-tokoh di Sumsel ini yang lebih ‘fresh’, lebih potensial dan memiliki kualifikasi leadership juga managerial. Untuk Pilgub, Pilwako, atau juga Pilbup,” ujarnya saat disamabangi di kediamannya.

Togar juga menilai beberapa tokoh yang saat ini terkesan malu-malu kucing ingin mencalonkan diri akan terlihat aneh, apalagi hanya sekedar “hilir mudik” di medsos berharap mendapat simpati dari publik.

Baca Juga:  Sidak SPBU di Palembang, Polda Sumsel Pastikan Takaran BBM Aman Jelang Mudik Lebaran

“Ilmu politik memang butuh praktisi strategi namun para tokoh yang ingin mencalonkan diri nanti, bukan hanya sekedar populer tapi harus memiliki ‘rekam jejak’ yang kompleks. Jangan cuma posting-posting di medsos minta populer, terus yakin bakal dipilih masyarakat, tak semudah itu lur,” tuturnya.

Tokoh Sumsel yang hebat menurut Togar tak hanya bisa hadir dari kalangan politik. Ada banyak tokoh aktifis, akademisi, atau bahkan dari insan media yang bisa dilirik partai – partai di Sumsel.

“Partai – partai politik dituntut objektif bersikap melakukan pilihan bebas dalam menentukan siapa yang akan diusungnya. Tak hanya dari kalangan elite politik saja, tokoh-tokoh diluar itu juga sangat memiliki selling point yang luar biasa,” ungkap Togar.

Adanya wajah baru nanti di tahta pemerintahan Sumsel bisa jadi dapat memberikan perubahan kepada wilayah dibagian selatan pulau Sumatera ini. “Wajah baru pasti akan memberi perubahan yang lebih konkrit,” tandasnya. (NT)

Berita Terkait

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Masa Bakti Diperpanjang
Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh pada May Day 2026, Siap Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja
Dampingi Menko Pangan,Gubernur Herman Deru Pastikan PSEL Palembang Jadi Solusi Sampah dan Energi
Gubernur Herman Deru Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus
Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar–Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat
Sekda Edward Candra Hadiri Gala Dinner, Wamendagri Tekankan Peran Strategis Aparatur Hadapi Tantangan Global
Hadiri Forbisda 2026, Gubernur Herman Deru Tantang Pemuda Sumsel Jadi Penggerak Ekonomi
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:03 WIB

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Masa Bakti Diperpanjang

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:54 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh pada May Day 2026, Siap Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:46 WIB

Dampingi Menko Pangan,Gubernur Herman Deru Pastikan PSEL Palembang Jadi Solusi Sampah dan Energi

Kamis, 30 April 2026 - 23:53 WIB

Gubernur Herman Deru Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 30 April 2026 - 20:05 WIB

Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar–Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat

Berita Terbaru