Diam-diam, Polda Sumut Mulai Kuak Pembunuhan Marsal

- Jurnalis

Senin, 21 Juni 2021 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Penembakan Jurnalis | Wideazone.com

Ilustrasi Penembakan Jurnalis | Wideazone.com

TERNYATA, secara diam-diam tim bentukan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak telah menelusup ke lapangan.

WIDEAZONE.COM, MEDAN | Upaya cepat untuk menguak latar belakang pembunuhan Mara Salem Harahap —Pemred Iassemnewstoday.com– diam-diam sudah kelayapan di lapangan.

“Saya ingin kasus pembunuhan ini harus segera terkuak. Tim bentukan kita diam-diam sudah bergerak ke lapangan,” ujar Panca Harahap, Senin (21/6/2021).

Panca menyatakan bahwa pihaknya serius untuk mengungkap kasus itu. “Doakan saja ya. Semoga pelakunya segera kita tangkap,” kata Panca.

Sementara Direktur Raserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan segera mengusut tewasnya Marsal Harahap.

Baca Juga:  Menanti Nyali Kapolda Sandi Nugroho Basmi "Praktik BBM Ilegal" di Bumi Sriwijaya

“Secara diam-diam tim kita sudah bergerak ke lapangan. Saya memimpin langsung untuk menguak pelaku penembakan itu,” ujar Tatan.

Menurut Tatan, Marsal Harahap adalah seorang jurnalis yang juga pemimpin redaksi media setempat.

Ia tewas setelah ditembak di dekat rumahnya di kawasan Huta VII, Nagari Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sabtu lalu (19/6/2021).

Marsal ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di paha kiri dan bagian bawah perutnya.

Baca Juga:  Hitungan Menit, Pembunuh Lansia di OKU Timur Diringkus

Banyak yang bertanya, kok Marsal tewas terbunuh. Ada persoalan apa terbunuhnya dia di balik kasus pembunuhan dirinya.

Semasa hidupnya, Marsal dikenal sebagai wartawan media Iassemnewstoday.com yang kerap memberitakan seputar dugaan penyelewengan oknum pejabat BUMN.

Selain itu, kata Direkrimmum, korban juga mengangkat peberitaan terkait maraknya peredaran narkoba dan kasus perjudian di Kota Pematang Siantar dan di Kabupaten Simalungun.

“Dia juga seringkali memberitakan bisnis hiburan malam yang diduga telah melanggar aturan. Bisa jadi konten inilah yang memicu dirinya terbunuh,” pungkasnya. (*)

Laporan Abror Vandozer/Rel

Berita Terkait

Pabrik Miras Oplosan Merek Terkenal di Banyuasin Digerebek, Rp620 Juta Dista
Mendekati Angka 1 Kilo, Polres OKI Musnahkan Sabu
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim
Pemkab OKUT Teken MoU dengan Kejari Soal Datun
Siap-siap Pembuang Sampah Sembarangan di Palembang Ditindak!
Polsek IB 1 Palembang Resmi Dilaporkan ke Propam Mabes Polri Soal Perkara ini…

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:36 WIB

Pabrik Miras Oplosan Merek Terkenal di Banyuasin Digerebek, Rp620 Juta Dista

Kamis, 16 April 2026 - 12:35 WIB

Mendekati Angka 1 Kilo, Polres OKI Musnahkan Sabu

Rabu, 15 April 2026 - 18:45 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Rabu, 15 April 2026 - 18:24 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Rabu, 15 April 2026 - 18:12 WIB

Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim

Berita Terbaru

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB