Cegah Stunting Pada Anak, TP PKK Sumsel Programkan Sosialiasi Ke Kabupaten/kota

- Jurnalis

Rabu, 27 Februari 2019 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan Febrita Lustia Deru didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Fauziah Mawardi Yahya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional PKK Tahun 2019, bertempat di Hotel Grand Sahid Jl. Jenderal Sudirman Jakarta Pusat, Selasa (26/02).

Rakornas ini dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo, yang ditandai dengan pemukulan gong. Mendagri Tjahjo Kumolo mengapresiasi adanya rapat koordinasi nasional PKK ini, menurutnya kegiatan ini mampu membangun kerjasama saling memahami dalam upaya untuk meningkatkan toleransi, menghargai perbedaan satu sama lain.

Forum ini bisa dijadikan sebagai forum untuk saling tukar pikiran, informasi terhadap kondisi masyarakat khususnya keluarga yang ada di masing-masing daerah yang tentunya punya permasalahan yang berbeda-beda,”

Dari kegiatan forum rakornas ini pula, diharapkan mampu mencari sebuah pola sesuai dengan tradisi budaya masyarakat masing- masing daerah untuk menggerakan, mengorganisir masalah masyarakat baik ditingkat desa, tingkat kelurahan, kecamatan dalam upaya peran PKK khususnya untuk membantu pemerintahan provinsi, kabupaten/kota hingga tingkat pemerintahan yang ada di desa.

“Dalam upaya untuk mewujudkan percepatan kesejahteraan rakyat dan pemerataan pembangunan khususnya kesehatan yang ada dilingkungan masing-masing,” katanya

Baca Juga:  Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Saat ini, Lanjut Tjahjo Kumolo tantangan bangsa ini kian kompleks jika dulu selalu ada jargon-jargon pemerintah seputarb sandang, pangan dan papan. Namun masih terdapat dua hal yang belum selesai yaitu masalah yang berkaitan dengan papan yakni perumahan yang layak, perumahan yang memenuhi kesehatan para keluarga .

” Banyak warga masyarakat kita dari kalangan buruh, keluarga petani dan nelayan belum mempunyai rumah yang layak yang setidaknya rumah yang sehat, rumah yang mempunyai air bersih dan penerangan. Namun dengan Program Presiden dan Wakil Presiden satu juta rumah dalam tempo tiga tahun berturut-turut upaya menjawab permasalah yang terkait dan dengan masalah papan,” tambahnya

Dia menegaskabln Rakernas yang digelar ini diharapkan dapat menghasilkan program- program yang bermutu baik skala nasional, provinsi maupun skala kabupaten/kota sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. Sehingga ada sinergitas satu daerah dengan daerah lainnya dengan program secara nasional.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan Febrita Lustia Deru, menuturkan sesuai dengan tema rakornas yakni “Peranan TP PKK dalam pencegahan stunting melalui 10 progran pokok PKK”, TP PKK Provinsi Sumsel menggerakan sosialisasi cegah stunting yang akan menjadi salah satu misi bersama untuk TP PKK Provinsi dan TP PKK Kabupaten/Kota.

Baca Juga:  Kemnaker Beri Cara Ampuh bagi Pencaker Cepat Dapat Kerja

Menurutnya, Upaya penanggulangan stunting tidak cukup dilakukan dengan menekankan pasan konsumsi suplemen vitamin dan mineral pada bayi saja, namun lebih penting untuk meningkatkan kesadaran, terutama kondisi kesehatan pada ibu hamil.

“Salah satunya tentang pola asuh anak dan sosialisasi tentang bahaya stunting kepada ibu-ibu hamil dan masyarakat,” tuturnya

Terlebih stunting merupakan isu kesehatan yang sangat serius selama ini. Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis, mulai dari dalam kandungan sampai melahirkan.

” Salah satu penyebab utama stunting adalah kurang asupan gizi pada ibu hamil yang pada akhirnya mempengaruhi janin. Oleh sebab itu pula TP PKK Provinsi Sumsel terus mengkampanyekan agar perempuan mengambil peran dalam menekan stunting dengan memberikan asupan gizi kepada anak, Agar bisa memenuhi gizi seimbang kepada keluarga,” pungkasnya. (ri)

 

Berita Terkait

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI
IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026
Menaker: Perusahaan Perlu Bantu Pekerja Agar Kariernya Terus Berkembang
Wamenaker Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja dengan Kejati Sumut
Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging
Kemnaker Beri Cara Ampuh bagi Pencaker Cepat Dapat Kerja

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:45 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Rabu, 15 April 2026 - 18:24 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Rabu, 1 April 2026 - 17:58 WIB

Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:15 WIB

Menaker: Perusahaan Perlu Bantu Pekerja Agar Kariernya Terus Berkembang

Berita Terbaru

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB