Bukit Asam Komitmen Laksanakan Hilirisasi Batubara Jadi DME

- Jurnalis

Selasa, 25 Januari 2022 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo [Jokowi] groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi DME di kawasan industri Tanjung Enim, Sumatera Selatan [Sumsel] pada Senin [24/1/2022].

Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo [Jokowi] groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi DME di kawasan industri Tanjung Enim, Sumatera Selatan [Sumsel] pada Senin [24/1/2022].

WIDEAZONE.com, TANJUNG ENIM | PT Bukit Asam Tbk [PTBA] siap dan berkomitmen dalam pengembangan serta pelaksanaan proyek hilirisasi batu bara menjadi dymethi ether [DME].

Proyek digarap bersama dengan PT Pertamina [Persero] dan Air Products and Chemicals Inc ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada impor liquid petroleum gas [LPG].

Komitmen tersebut ditandai dengan salah satunya pelaksanaan groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi DME di kawasan industri Tanjung Enim, Sumatera Selatan [Sumsel] pada Senin [24/1/2022].

Agenda tersebut dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo [Jokowi] dan proyek itu ditetapkan sebagai proyek strategis nasional melalui Perpres 109/2020 secara resmi dimulai.

“Pelaksanaan groundbreaking ini menjadi momentum bersejarah dalam pengembangan kerja sama proyek,” kata Direktur Utama PTBA Arsal Ismail dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa [25/1/2022].

Baca Juga:  ‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Dikatakan Dirut PTBA, acara ini gambaran yang baik dalam kaitannya dengan komitmen dan kesiapan Bukit Asam. “Kami sekaligus mengharapkan dukungan Presiden beserta Kementerian dan lembaga terkait demi kelancaran proyek hilirisasi ini,” Arsal.

Proyek hilirisasi batu bara menjadi DME, ujar Arsal, sejalan dengan transformasi dan fokus Bukit Asam dalam pengembangan industri hilir untuk memberikan nilai tambah batu bara secara optimal.

“Melalui proyek ini, batu bara kalori rendah akan dikonversi menjadi syngas dan diproses menjadi methanol untuk menghasilkan DME sebagai alternatif pengganti LPG,” tambahnya.

Proyek akan dilakukan di Tanjung Enim selama 20 tahun dengan total investasi sebesar USD2,1 miliar atau setara Rp30 triliun. Dengan utilisasi 6 juta ton batu bara per tahun, proyek ini dapat menghasilkan 1,4 juta ton DME per tahun.

Baca Juga:  Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Hadir dalam kesempatan itu, Menteri Investasi/KepaIa Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Muhammad Yusuf Ateh, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Juga, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pj. Bupati Muara Enim Nasrun Umar, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, dan CEO Local Partner Air Products Indonesia Duddy Christian. [abV/red]

Berita Terkait

TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar
Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:36 WIB

TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 24 September 2026 - 22:22 WIB

Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 22:14 WIB

Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Berita Terbaru