Bukit Asam Kembangkan Energi Biomassa dari Kaliandra Merah

- Jurnalis

Selasa, 10 Oktober 2023 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan budidaya kaliandra merah untuk dikembangkan sebagai biomassa. Hal ini ditandai dengan Soft Launching Reklamasi Bentuk Lain untuk Pengembangan Budidaya Kaliandra Merah di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Senin 9 Oktober 2023.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan budidaya kaliandra merah untuk dikembangkan sebagai biomassa. Hal ini ditandai dengan Soft Launching Reklamasi Bentuk Lain untuk Pengembangan Budidaya Kaliandra Merah di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Senin 9 Oktober 2023.

WIDEAZONE.com, TANJUNG ENIM | PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan budidaya kaliandra merah untuk dikembangkan sebagai biomassa. Hal ini ditandai dengan Soft Launching Reklamasi Bentuk Lain untuk Pengembangan Budidaya Kaliandra Merah di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Senin 9 Oktober 2023.

Kaliandra merah tersebut nantinya akan diolah menjadi wood pellet, bahan bakar campuran batu bara (cofiring) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail mengungkapkan, budidaya kaliandra merah merupakan salah satu langkah PTBA dalam mendukung transisi energi demi mencapai target Net Zero Emission pada 2060 yang ditetapkan Pemerintah.

Baca Juga:  PBB-BPHTB di Palembang Alami Gangguan Sistem, Marhaen: Senin Jalan Kembali

“PTBA terus menjalankan transformasi untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Kaliandra merah diharapkan dapat menjadi sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Selaras dengan kebijakan Pemerintah mengenai pengurangan emisi,” kata Arsal.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rafli Yandra menerangkan bahwa tanaman kaliandra merah dipilih karena kayunya memiliki nilai kalor yang tinggi, pertumbuhannya cepat, mudah tumbuh pada berbagai kondisi, serta cepat bertunas.

Baca Juga:  BSB Hadirkan Kantor Kas Pulau Rimau di Lokasi Baru

“Kaliandra merah juga menyerap karbon dari udara untuk memproduksi biomassa. Dengan mencampurkan biomassa dan batu bara, maka emisi dapat dikurangi,” ujar Rafli.

Dalam budidaya kaliandra merah, PTBA melibatkan tim peneliti dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

Penanaman kaliandra merah di atas lahan seluas 80 hektare (ha) ini berpotensi mengurangi emisi karbon sebesar 119,18 ton/ha/tahun. Selain itu juga menjadi penyimpan biomassa sebesar 11.805 ton untuk dijadikan wood pellet dengan kalori berkisar 4.500-4.700 kcal/kg, yang diharapkan bisa digunakan untuk cofiring PLTU. [red/AbV]

Berita Terkait

Kejati Sumsel Tetapkan Satu Tersangka DPO Korupsi KUR Mikro Muara Enim, OKU Timur Rp49 Miliar
Pemkot Palembang Siap Bersinergi dengan TNI Wujudkan Koperasi Merah Putih
Ratu Dewa Dorong Optimalisasi Aset Pelindo di Sungai Lais untuk Kawasan Industri
Bank Sumsel Babel Kukuhkan Diri sebagai BPD dengan Layanan Terbaik Nasional
Danantara Diminta Kaji Ulang Rencana Suntikan Dana Rp4,93 Triliun untuk KRAS
Kemenkeu Tetapkan Kurs Pajak Periode 24–30 Desember 2025
YBM PLN UID S2JB Khitan Sehat 211 Anak Sholeh
Kala TIBIA Jadi Pondasi Budaya Inovasi PTBA Hadapi Dinamika Industri Batubara

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:27 WIB

Kejati Sumsel Tetapkan Satu Tersangka DPO Korupsi KUR Mikro Muara Enim, OKU Timur Rp49 Miliar

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:37 WIB

Pemkot Palembang Siap Bersinergi dengan TNI Wujudkan Koperasi Merah Putih

Senin, 5 Januari 2026 - 19:44 WIB

Ratu Dewa Dorong Optimalisasi Aset Pelindo di Sungai Lais untuk Kawasan Industri

Senin, 5 Januari 2026 - 07:54 WIB

Bank Sumsel Babel Kukuhkan Diri sebagai BPD dengan Layanan Terbaik Nasional

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:26 WIB

Danantara Diminta Kaji Ulang Rencana Suntikan Dana Rp4,93 Triliun untuk KRAS

Berita Terbaru