Romo Benny juga menyayangkan pelanggaran hukum dan norma etika, yang terjadi baru-baru ini. Hal ini karena Pancasila belum menjadi pandangan hidup sehingga terjadi praktik KKN, kekerasan, hukum tebang pilih.
“Akibatnya, anak-anak cuek terhadap Pancasila, karena tidak ada role model yang aktual dan masih berkarya sekarang di Indonesia,” ucapnya.
Menurutnya, halini harus menjadi perhatian serius semua unsur bangsa. Karena, kata dia, dalam menyikapi Pancasila maka seseorang yang memiliki nilai ketuhanan.
“Berarti bisa mengaplikasikan kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, musyawarah mufakat dan keadilan sosial. Aplikasi ini jauh, karena orang-orang sekarang haus kekuasaan dan kekuatan.” katanya. (JFA)
Halaman : 1 2



















