WIDEAZONE.COM, BOGOR | Bawaslu terus berupaya melakukan pencegahan untuk memastikan Pemilu 2024 bersifat inklusi dengan tidak meninggalkan satu kelompok.
Anggota Bawaslu Lolly Suhenty memandang inklusivitas Pemilu 2024 sangat penting dijadikan perhatian semua pihak untuk menekan maraknya politisasi identitas yang bisa melahirkan perpecahan sesama anak bangsa dalam hajatan demokrasi.
“Politik identitas itu tidak bermasalah, akan tetapi politisasi identitas yang berpotensi menghasut, menghina, mengadu-domba melahirkan kekerasan, itu yang berbahaya dan menjadi perhatian Bawaslu,” kata Lolly dalam Diskusi Penyusunan Rancangan Teknokratik RPJMN 2025-2029 bertema Penguatan Inklusivitas dan Pencegahan Pemanfaatan Politik Identias yang digelar Bappenas di Jawa Barat, Selasa (17/10/2023).
Ia memandang Bappenas mempunyai konsentrasi yang tinggi untuk melawan tumbuh suburnya pemanfaatan politik identitas dalam alam demokrasi Indonesia. Bawaslu-pun demikian, dia mengatakan berbagai program pencegahan telah dilakukan lembaga pengawas pemilu secara masif di seluruh daerah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-225x129.jpg)

![Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0038-225x129.jpg)



![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-129x85.jpg)






