WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat, persoalan ketahanan pangan masih menjadi tantangan. Berdasarkan data, tercatat 14 persen daerah atau 74 Kabupaten/Kota di Indonesia masuk kategori rentan rawan pangan dan gizi.
Demikian disampaikan, Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto dalam keterangannya pada sebuah diskusi, Kamis (12/1/2023).
“Wilayah rentan rawan pangan juga kami masih memiliki wilayah-wilayah merah yang artinya itu masih bersoal terkait dengan ketahanan pangan,” katanya.
Andriko menyebutkan kondisi tersebut disebabkan karena sejumlah hal, seperti neraca pangan yang masih defisit. Termasuk persentase penduduk miskin yang masih tinggi pada daerah-daerah tersebut.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-225x129.jpg)





![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-129x85.jpg)




![Polda Sumatera Selatan [Polda Sumsel] melalui Biro SDM menunjukkan peran strategisnya dalam reformasi birokrasi daerah dengan memfasilitasi pelaksanaan Assessment Center untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Pemerintah Kota Prabumulih.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0033_copy_623x331-360x200.jpg)
