“Yang kebanyakan disebabkan oleh neraca pangan yang masih defisit di wilayah itu. Dan persentase penduduk miskin yang masih tinggi di wilayah itu,” ucap dia.
Beberapa daerahnya diantaranya, sebagian wilayah Kepulauan Riau dan Jambi hingga sebagian wilayah Papua dan Papua Barat. Menurut Andriko wilayah-wilayah ini memerlukan intervensi lintas sektor atau kolaborasi.
Sehingga kebutuhan pangan dan gizi terpenuhi secara optimal dan daerah-daerah rawan pangan serta gizi tersebut bisa menjadi hijau. “Sehingga dibutuhkan intervensi lintas sektor untuk menghijaukannya,” pungkas dia. (JFA)
Halaman : 1 2




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-225x129.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-225x129.jpg)




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-129x85.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)


