Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Pemkot Buka Ruang Usaha

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2020 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi

HARAPAN masyarakat menghadapi new normal dapat membuka ruang usaha, ditanggapi positif oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat Kota Palembang selama pandemi virus corona, menjadi perhatian Ratu Dewa.

Menurut dia, pemerintah akan melakukan koordinasi dengan berbagai dinas terkait untuk membuka kembali ruang usaha bagi masyarakat.

“Sebenarnya kami prihatin dengan kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Tapi untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, dengan ssngat terpaksa harus melakukan karantina di rumah dan memberlakukan penerapan sosial berskala besar (PSBB),” ujar Ratu Dewa ke pada Wideazone.com dan ZoomPost, Sabtu (19/6/2020).

Virus corona atau COVID-19, katanya, sangat berbahaya. Penyebaran dan pengembangan virus itu secara diam-diam telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia.

“Karena itu pemerintah mencoba melakukan kebijakan untuk menangkal penyebarannya,” ujar Ratu Dewa.

Namun selama pemberlakuan kebijakan itu, tak sedikit warga tak mampu memgalami kesulitan ekonomi selama masa pandemi COVID-19 tersebut.

Dalam kaitan ini, katanya, pemerintah segera membuka pasar tradisional dan ruang-ruang usaha lainnya, agar ekonomi warga segera pulih kembali.

Ratu sangat menyadari, dalam situasi pandemi virus corona selama empat bulan terakhir, katanya, yang paling merasakannya adalah usaha di sektor usaha kecil dan menengah.

Baca Juga:  Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

“Karena itu kita berusaha keras untuk membenahi sektor usaha kecil dan menengah. Sebab landasan ekonomi nasional dapat diprediksi dari kuatnya ekonomi rakyat,” ujar Ratu Dewa.

Karena secara bertahap pemerintah bakal membuka ruang usaha dari berbagai sektor agar ekonomi rakyat segera bangkit kembali.

Ekonomi Kerakyatan Pasca PSBB
Ekonomi Kerakyatan Pasca PSBB

“Namun warga harus tetap menjaga kesehatannya sendiri dengan melaksanakan protokol kesehatan. Misalnya tetap memakai masker saat berusaha. Kemudian harus menjaga jarak aman,” ujar Ratu Dewa.

Sementara itu pengamat ekonomi dari Univeritas Taman Siswa Palembang, Djoko Siswanto setuju dengan gagasan Sekda Kota Palembang.

“Apabila keran usaha tidak dibuka secepatnya, maka ekonomi kerakyatan bisa ambruk. Imbasnya juga akan merusak nilai-nilai ekonomi nasional,” kata Djoko Siswanto.

Selama masa pandemi virus corona dalam empat bulan terakhir, katanya, keadaan masyarakat tak mampu benar-benar dilanda kesulitan.

Karena itu, jika pemerintah secepatnya membuka ruang usaha kecil dan menengah, maka ekonomi nasiomal akan menggeliat kembali.

Dalam prediksi Djoko, sekitar 76% masyarakat tak mampu mengalami kesulitan keuangan selama masa pandemi virus corona ini.

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

“Apalagi mereka hanya berada di rumah dan ada yang dirumahkan tanpa ada usaha sama sekali, maka keadaannya memang babak belur,” katanya.

Untuk itu Djoko setuju apabila Sekda Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi segera membuka ruang usaha bagi rakyat kecil, dalam skala luas.

Terkait kesulitan yang dialami rakyat kecil, Rahmi Utari menyatakan susah yang tiada tara.

“Suami saya itu seorang pemain organ untuk menyemarakan pesta pernikahan. Namun selama pandemi virus corona, dia tidak dibolehkan main organ untuk mengiringi pesta pernikahan. Selama itu pula kondisi kami sangat memprihatinkan,” kata Rahmi Utari saat dibincangi Wideazone.com dan ZoomPost.

Dalam kesehariannya, ujar Rahmi, ia terpaksa harus ke sana-sini untuk meminta bantuannya teman-teman suaminya.

“Terus terang saja, Mas, saya minta bantuan kawan-kawan secara patungan untuk membeli beras dan susu anakku yang kecil,” ujar Rahmi sembari menitikkan air mata.

Karena itu ia meminta pemerintah segera membuka ruang bagi usaha suaminya, agar kehidupan keluarganya tidak sulit seperti sekarang. (*)

Laporan Abror Vandozer/D’Miska
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB