Bacabup Pakde Slamet Banjir Dukungan Masyarakat, Kali ini Grup Jaranan Banyuasin Nyatakan Komitmen

Bakal calon bupati [Bacabub] Banyuasin Pakde Slamet Somosentono banjir dukungan dari berbagai kalangan masyarakat di bumi Sedulang Setudung. Bila sebelumnya dari sejumlah Tokoh Bugis di wilayah perairan, kali ini komitmen dukungan juga dilontarkan dari komunitas Jaranan atau Kuda Lumping Kabupaten Banyuasin.
Bakal calon bupati [Bacabub] Banyuasin Pakde Slamet Somosentono banjir dukungan dari berbagai kalangan masyarakat di bumi Sedulang Setudung. Bila sebelumnya dari sejumlah Tokoh Bugis di wilayah perairan, kali ini komitmen dukungan juga dilontarkan dari komunitas Jaranan atau Kuda Lumping Kabupaten Banyuasin.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Bakal calon bupati [Bacabub] Banyuasin Pakde Slamet Somosentono banjir dukungan dari berbagai kalangan masyarakat di bumi Sedulang Setudung. Bila sebelumnya dari sejumlah Tokoh Bugis di wilayah perairan, kali ini komitmen dukungan juga dilontarkan dari Grup Jaranan atau Kuda Lumping Kabupaten Banyuasin.

Hal itu terungkap kala perayaan 2 tahun grup Jaranan Satria Manunggale Asmoro Desa Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Minggu sore, 19 Mei 2024.

banner 468x60

Ketua Jaranan Satria Manunggale Asmoro, Toni menyebut Pakde Slamet merupakan tokoh yang sangat peduli terhadap budaya dan kearifan lokal salah satunya kesenian Kuda Lumping. Tentunya tokoh yang seperti ini kita mendukung sekali jika menjadi pemimpin nantinya.

“Terimakasih kami haturkan kepada orang tua kami, Pakde Slamet yang telah hadir ditengah-tengah masyarakat Pangkalan Benten. Ulang Tahun ke-2 grup Kuda Lumping ini banyak dihadiri oleh puluhan grup kuda lumping dari daerah lainnya di kabupaten Banyuasin.

Dalam kesempatan ini kami menyampaikan Pak De Slamet merupakan sosok yang sederhana dan merakyat. “Figur dan ketokohan beliu dalam terjaganya kebudayaan dan kearifan lokal Kuda Lumping di Bumi Sedulang Setung,” ungkap Toni.

“Sebenarnya sudah dari tahun 2017 lalu kami menyampaikan kepada beliau agar mencalonkan sebagai Bupati. Namun alhamdulillah meski demikian dengan hadirnya beliau menjadi Wakil Bupati terlebih dahulu,” ujarnya.

Nah pada pemilu tahun 2024 ini, marilah kita sama-sama mendoakan dan mendukung beliau [Pakde Slamet] agar ke depan menjadi bupati Banyuasin 2025-2030 mendatang. Tadi kami diberi cinderamata berupa Udeng atau Ikat Kepala oleh beliau.

“Cinderamata itu kami bagikan kepada grup-grup kuda lumping yang hadir dalam acara hari ini,” tutup Toni.

Sementara itu, Bacabup Banyuasin, Slamet Somsentono menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan masyarakat kepada dirinya dan Slamet Somosentono juga berkisah asal muasal jaranan atau kuda lumping.

“Sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat bahwasanya pada pemilu kemarin kita telah bersama-sama memenangkan bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, dan tentunya terimakasih sekali atas dukungan yang disampaikan masyarakat kepada saya untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati Banyuasin,” ucap Pakde.

Tentunya dukungan ini menjadi semangat saya agar terus berjuang dan turun bersama masyarakat. Jika selama lima tahun belakangan Banyuasin Bangkit, nah lima tahun ke depan Banyuasin Maju Bersama.

“Jaranan atau kuda lumping ini merupakan turunan dari reog yang kemudian menjadi kesenian tersendiri yang terus berkembang dilingkungan masyarakat. Kesenian ini menjadi hiburan kalangan masyarakat yang cinta terhadap kebudayaan,” tutur Politisi Partai Gerindra Banyuasin ini.

Nanti, jelas Pakde Slamet, kesenian ini akan terus dilestarikan agar anak cucu kita nanti tetap mengenal budaya asli bangsa kita. [AbV]