Menurut dia, penyesuaian fokus akan diarahkan kepada negara-negara yang jumlah kunjungan wisatawannya ke Indonesia meningkat. Misalnya India, Australia, Selandia Baru, Malaysia, dan Singapura.
Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada periode Januari hingga November 2022 mencapai 4,58 juta kunjungan. Ini merupakan kenaikan 228,30 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.
Berdasarkan asal negara, jumlah wisman tertinggi berasal dari Malaysia sebanyak 876.475 kunjungan. Disusul oleh Timor Leste 628.471 kunjungan, Australia 552.216 kunjungan, Singapura 486.295 kunjungan, dan India 218.417 kunjungan.
Sedangkan pertumbuhan wisman tertinggi sepanjang kurun waktu tersebut adalah Australia sebesar 20.952,84 persen. Kemudian Selandia Baru 9.197,80 persen, India 3.869,77 persen, Jerman 3.678,59 persen, dan Prancis 3.636,46 persen. (JFA)
Halaman : 1 2



















