ANJLOKNYA MUTU PENDIDIKAN SUMSEL, APA FUNGSI DARI DISDIKNAS PROVINSI

- Jurnalis

Kamis, 20 Juni 2019 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANJLOKNYA MUTU PENDIDIKAN SUMSEL, APA FUNGSI DARI DISDIKNAS PROVINSI

ANJLOKNYA MUTU PENDIDIKAN SUMSEL, APA FUNGSI DARI DISDIKNAS PROVINSI

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Anjloknya nilai prestasi pendidikan di Sumatera Selatan dalam catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019, memiriskan perasaan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Palembang, Drs H Zulfkri MPd.

Menurut dia, sekolah-sekolah megah dengan fasilitas mewah, ternyata tidak mampu memperlihatkan pretasi kerja pendidikan yang maksimal.

“Terus terang saja, saya sedih menghadapi kenyataan yang memalukan itu, ” ujar Zulfikri saat dimintai komentarnya, di ruang kerjanya, Kamis (20/6/2019).

Jika melihat dari program kerjanya, secara struktural apa yang diberikan ke para siswa hebatnya bukan main. Namun kenyataannya, kehebatan itu tidak cukup untuk memberi arti bagi indeks integritas ujian nasional (IIUN)…

Sebagai bagian dari dumia pendidikan di Sumatera Selatan, Zulfikri berjanji untuk terus meningkatkan prestasi anak didiknya melalui program kerja yang sudah terjadwal.

Misalnya, ketika telah menerima siswa baru, SMK Negeri 5 Palembang melakukan pelatihan kesiapan siswa jauh hari sebelum mereka masuk ke ranah pendidikan awal.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Meski demikian, kata Zulfikri, ia mengingatkan ke para gurunya untuk lebih siap ketika mendidik para siswanya. Paling tidak, katanya, disaat mengajar matematika, sang guru harus setingkat lebih cerdas dibanding anak didiknya.

“Sekarang ini sudah abad milenial. Jika seorang guru masih berada di ruang kolonial, bagaimana ia dapat mendidik anak didiknya? Ini yang harus menjadi kesadaran kita sebagai guru, ” katanya.

Di era kemajuan teknologi, merupakan dasar bagi guru untuk selalu belajar dan belajar. Bagi Zulfikri, hingga hari ini ia masih terus belajar. Artinya belajar untuk memahami cara efisien bagaimana cara belajar untuk mengajar di hadapan siswanya sendiri.

Sementara itu, ketika tak satu sekolah pun di Sumsel ini yang masuk ke daftar IIUN Kemendikbud, pengamat politik dan sosial kemasyarakatan, Dr Tarech Rasyid MSi, mengatakan selama enam tahun terakhir, apa fungsi Dinas Pendidikan Nasional (Disdiknas) Sumsel?

“Sebagai koordinator bagi sekolah-sekolah di daerah ini, Disdiknas Sumsel harusnya tampil di depan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sumsel, ” kata Tarech dengan nada tinggi.

Baca Juga:  Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Sebab koordinasi paling utama untuk memicu kualitas pendidikan di daerah ini adalah lembaga Disdiknas Sumsel. Ke mana fungsi lembaga ini selama enam tahun terakhir?

Fakta “kegagalan” pendidikan Sumsel masuk ke catatan IIUN Kemendikbud dengan nilai yang ditentukan selama enam tahun terakhir, tak harus menekan sekolah-sekolah yang ada. Tapi koordinasi yang dilalukan akan menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah untuk saling mengejar prestasi.

Karena itu Tarech meminta agar Disdiknas Sumsel benar-benar berperan di dalam mengalokasikan fungsinya sebagai institusi yang mengkoordinasikan program pendidikan.

Dan memang, ketika berbicara tentang kualitas pendidikan, sekolah hanya memicu ketakziman dalam mengolah kemampuan guru (sebagai pengajar) dan siswanya sebagai penerima nilai-nilai pendidikan.

“Makanya saya meminta agar Disdiknas Sumsel benar-benar komitmen menerapkan fungsinya sebagai koordinator di dunia pendidikan kita, ” ujar Tarech menutup perbincangan. (anto narasoma/abror vandozer)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Berita Terbaru