Alfi Rustam Sebut Harkitnas 2024 Titik Tolak Kebangkitan Bangsa Indonesia

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Sumatera Selatan Alfi Rustam

Tokoh Sumatera Selatan Alfi Rustam

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Tokoh Sumatera Selatan Alfi Rustam menilai usungan tema peringatan hari kebangkitan nasional [Harkitnas] pada 20 Mei 2024 “Bangkit untuk Indonesia Emas” merupakan hari berdirinya organisasi Boedi Oetomo itu menjadi titik tolak Kebangkitan Bangsa Indonesia.

“Lahirnya organisasi pemuda Boedi Oetomo menjadi titik tolak Kebangkitan Bangsa Indonesia, itu karena setelah organisasi ini terbentuk, banyak momen penting terlahir dan menjadi faktor Kemerdekaan Indonesia terwujud,” sebutnya pada Senin 20 Mei 2024.

Oleh karena itu, kita harus memperingati hari ini dengan semangat kemerdekaan seperti yang dinawacitakan oleh organisasi Boedi Oetomo.

Baca Juga:  Pembongkaran Ruko di Demang Lebar Daun Picu Konflik Hukum

Momen Harkitnas ini, Alfi Rustam mengajak pemuda di Sumatera Selatan agar memiliki semangat dan tekad perjuangan yang sama dengan organisasi Boedi Oetomo, demi menuju Indonesia Emas 2045.

“Sesuai dengan tema Harkitnas tahun ini, saya mengajak seluruh pemuda di Sumsel agar memperbarui semangat dan arah perjuangannya hari ini. Jangan hanya menjadi pemuda yang terdisrupsi arus kenyamanan dan perkembangan jaman,” ujarnya.

“Justru kitalah yang harus mengubah jaman itu sendiri menjadi lebih baik lagi, demi terwujudnya Indonesia emas yang benar-benar berkilau nanti,” ungkap Alfi.

Baca Juga:  Harga BBM Nonsubsidi Naik Senyap, Publik Ditinggal di Belakang Informasi

Selain itu,  Tokoh Sumsel ini berharap pemuda Sumatera Selatan, bisa menjadi tokoh-tokoh penting pada 2045 nanti.

“Harapan saya, kita selaku Pemuda Sumatera Selatan, dapat menjadi tokoh-tokoh penting pada tahun 2045 nanti. Kita harus menjadi penggerak, pendobrak dan mesin utama untuk Indonesia Emas,” kilah dia.

Alfi menegaskan jangan mau hanya menjadi pengikut ketika Indonesia sedang berkilau nanti. [AbV]

Berita Terkait

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada
Keributan Antarwarga Akibat Kebisingan Lingkungan: Persoalan Sepele atau Gangguan Ketertiban Hukum?
Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah “Dikhianati” Demi Seremonial Belaka
Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban
Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan
Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Senyap, Publik Ditinggal di Belakang Informasi
Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:10 WIB

Keributan Antarwarga Akibat Kebisingan Lingkungan: Persoalan Sepele atau Gangguan Ketertiban Hukum?

Senin, 11 Mei 2026 - 07:47 WIB

Menziarahi Reruntuhan Makna: Ketika Sejarah “Dikhianati” Demi Seremonial Belaka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:31 WIB

Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban

Minggu, 19 April 2026 - 13:04 WIB

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

Berita Terbaru