2. Adaptif dan Kejar Kemampuan AI Seperti Gen Z
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hj Himmatul Aliyah MSi menyoroti bahwa kekhawatiran terhadap AI bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Ia mengingatkan bahwa ketakutan serupa pernah muncul saat kalkulator hadir dan guru khawatir kehilangan kemampuan mengajar analitik.
Namun Himmatul menegaskan tantangan terbesar ada di sisi kompetensi pendidik, dosen dan guru dinilai secara platform dan kompetensi AI masih kurang, sementara mahasiswa Generasi Z yang sudah terbiasa dengan ChatGPT sejak bangku SD justru minim pemahaman etika. “Ini lembah yang sangat dalam, dan di situlah peran SEVIMA maupun swasta lainnya, termasuk pemerintah, harus hadir,” tegasnya.
3. Integrasikan AI dalam pembelajaran
Sejalan dengan yang disampaikan Prof Rhenald Kasali agar AI diposisikan sebagai instrumen dan agen aktif dalam pembelajaran, bukan hanya sekadar alat bantu, SEVIMA meluncurkan Edlink Dosen Pro AI, sistem berbasis kecerdasan buatan hasil hilirisasi riset yang didanai Hibah Riset Prioritas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi [Kemdiktisaintek] melalui skema Ajakan Industri.
Produk ini mampu mengkonversi presentasi PowerPoint atau bahan ajar menjadi video pembelajaran secara otomatis, menyusun draft RPS terstruktur sesuai framework OBE, serta menghasilkan bank soal yang terpetakan ke taksonomi Bloom dan selaras dengan CPL.
Fitur ini dirancang meringankan beban administratif dosen sekaligus mengakselerasi implementasi kurikulum OBE di level institusi. Pada kesempatan yang sama turut diluncurkan ekosistem AI SEVIMA yang mencakup AI Kurikulum OBE, AI Prediksi Kelulusan, AI Computer-Based Test, AI Content Generator, hingga Presensi berbasis AI DeepFace, rangkaian teknologi yang mendampingi perguruan tinggi dari desain kurikulum hingga evaluasi dan tata kelola.
“Kami ingin dosen tidak lagi terbebani pekerjaan administratif yang repetitif. Biarkan AI yang mengerjakan itu, sehingga dosen dapat lebih fokus pada inovasi dan pendampingan mahasiswa,” tambah Halim.
Forum ini bukan yang pertama kali diselenggarakan. Sejak 2023, SEVIMA secara konsisten menggelar forum serupa di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan sejumlah kota lainnya, menjadikannya agenda rutin yang dinantikan pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia.
Setiap penyelenggaraan mengangkat tema yang relevan dengan tantangan terkini pendidikan tinggi, mulai dari digitalisasi kampus, Merdeka Belajar Kampus Merdeka [MBKM], hingga implementasi OBE. [red]
Halaman : 1 2




![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Bapenda Kota Palembang Dr Hj Jamiah Haryanti SH MH [Foto Abror Vandozer - WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Kota-Palembang-Dr-Hj-Jamiah-Haryanti-SH-MH-Foto-Abror-Vandozer-WI-225x129.webp)
![Kepala Bapenda Palembang Jamiah Haryanti. [Foto AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Palembang-Jamiah-Haryanti.-Foto-AbV-WI-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)


![Kepala Bapenda Kota Palembang Dr Hj Jamiah Haryanti SH MH [Foto Abror Vandozer - WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Kota-Palembang-Dr-Hj-Jamiah-Haryanti-SH-MH-Foto-Abror-Vandozer-WI-129x85.webp)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
