“Zero Down Time” PLN UID S2JB Siaga Kelistrikan 17 Maret-11 April 2025

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana didampingi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, dan General Manager PLN UID S2JB Adhi Herlambang saat meninjau kesiapan sistem kelistrikan di Wilayah Sumatera Selatan pada Jumat 21 Maret 2025.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana didampingi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, dan General Manager PLN UID S2JB Adhi Herlambang saat meninjau kesiapan sistem kelistrikan di Wilayah Sumatera Selatan pada Jumat 21 Maret 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral [ESDM] memastikan kesiapan sistem kelistrikan Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB], khususnya dalam menghadapi lonjakan konsumsi listrik di sektor rumah tangga serta meningkatnya kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik saat arus mudik Lebaran.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, menegaskan bahwa PLN telah menerapkan berbagai skema untuk memastikan keandalan pasokan listrik di objek-objek vital.

“Seluruh objek vital telah di-backup menggunakan empat sistem dengan konsep zero down time, sehingga memastikan tidak ada gangguan listrik selama periode Ramadhan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Wiluyo juga menambahkan bahwa PLN mengantisipasi lonjakan penggunaan SPKLU hingga lima kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

“Kami telah menyiapkan petugas siaga sebanyak 2.800 personel pelayanan teknik yang akan melayani masyarakat serta memastikan perjalanan mudik tetap nyaman bagi pengguna EV,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan PLN dalam menjamin keandalan listrik selama periode siaga ini.

“Kami memastikan bahwa PLN telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menjamin pasokan listrik tetap aman, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun sektor transportasi pengguna kendaraan listrik” ujarnya dalam kunjungan kerja di Palembang.

Baca Juga:  Polda Sumsel-Pertamina EP Perkuat Pengawasan Sumur Minyak Rakyat, Ilegal Drilling Dibidik

Untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, PLN UID S2JB melaksanakan siaga kelistrikan mulai 17 Maret hingga 11 April 2025. Selama periode ini, tidak ada pemeliharaan terencana yang menyebabkan pemadaman penyulang, dan PLN akan memaksimalkan Regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan [PDKB] di seluruh wilayah untuk menjaga suplai tetap stabil.

“Kami memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman. Seluruh tim telah disiagakan, dan berbagai langkah mitigasi sudah diterapkan guna menjaga pasokan listrik tetap stabil,” ujar Adhi Herlambang, General Manager PLN UID S2JB.

Untuk memperkuat pengamanan sistem kelistrikan, PLN UID S2JB menyiapkan 326 posko tersebar di 3 provinsi, 36 unit genset, 7 UPS, 59 unit gardu bergerak [UGB], dan 4 crane untuk mempercepat respons dalam kondisi darurat.

Dalam mendukung kendaraan listrik selama arus mudik di Sumsel, Jambi, dan Bengkulu, PLN telah menyiapkan 73 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum [SPKLU], termasuk 2 unit SPKLU mobile disiapkan untuk membantu kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat di perjalanan.

Baca Juga:  Dari Beban Jadi Energi: PSEL Keramasan Siap Revolusi Pengelolaan Sampah Palembang

Kementerian ESDM juga meninjau kesiapan PLN dalam menjamin pasokan listrik untuk objek vital nasional [Obvitnas] dan lokasi prioritas. PLN UID S2JB telah memetakan 182 objek vital nasional, 87 tempat ibadah, dan 71 lokasi VVIP/VIP, seperti kantor pemerintahan, TNI/Polri, dan dinas terkait, untuk memastikan suplai listrik tetap stabil tanpa gangguan.

Dari sisi ketersediaan daya, sistem kelistrikan di wilayah S2JB dalam kondisi aman dengan daya mampu pembangkit sebesar 3.774 MW, sedangkan beban puncak mencapai 1.398 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya sebesar 1.187 MW. Selain itu, dua sistem isolated juga dalam kondisi normal, memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah terpencil.

PLN UID S2JB juga berkomitmen penuh untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama bulan suci ini dengan menyediakan layanan pengaduan 24 jam melalui PLN Mobile, serta unit layanan, dan call center 123.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile dalam mengakses layanan kelistrikan secara lebih mudah dan cepat. Bersama, kita wujudkan Idul Fitri yang terang dan nyaman,” tutup Adhi Herlambang. [AbV/red]

Berita Terkait

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB