Wujudkan Indonesia Maju, Bukit Asam Dukung Pemberantasan Buta Membaca dan Matematika

- Jurnalis

Jumat, 13 Desember 2024 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka mendongkrak kemampuan literasi siswa-siswi Sekolah Dasar [SD], PTBA sejak 2022 menyelenggarakan program Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Membaca [Gernas Tastaba] guna meningkatkan kompetensi guru SD di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Lahat.

Dalam rangka mendongkrak kemampuan literasi siswa-siswi Sekolah Dasar [SD], PTBA sejak 2022 menyelenggarakan program Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Membaca [Gernas Tastaba] guna meningkatkan kompetensi guru SD di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Lahat.

WIDEAZONE.com, MUARA ENIM | PT Bukit Asam Tbk [PTBA], anggota Grup MIND ID, turut berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia [SDM] untuk mewujudkan Indonesia maju.

Dalam rangka mendongkrak kemampuan literasi siswa-siswi Sekolah Dasar [SD], PTBA sejak 2022 menyelenggarakan program Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Membaca [Gernas Tastaba] guna meningkatkan kompetensi guru SD di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Lahat.

Pelatihan dilakukan secara intensif, mulai dari pelatihan membaca dasar, membaca aktif dan membaca bermakna.

Septia Purnamasari, salah satu guru SD di Muara Enim yang mengikuti Gernas Tastaba, mengungkapkan bahwa pelatihan yang diperolehnya sangat bermanfaat dalam kegiatan belajar mengajar. Septia adalah wali kelas 1 yang harus mendidik siswa-siswinya agar dapat membaca dengan lancar.

Dari Gernas Tastaba, ia mendapatkan metode yang sesuai untuk membuat anak-anak didiknya tak sekadar lancar membaca, namun juga memahami teks. Di antaranya adalah dengan mengajak anak-anak membayangkan teks yang disajikan, serta mengaitkannya dengan pengalaman sehari-hari.

“Kemampuan membaca dan menulis perlu pembelajaran khusus. Ternyata ada berbagai strateginya, misalnya anak-anak diajak membayangkan teks yang disajikan. Kita buat visualisasi agar anak-anak memahami cerita yang dibacanya. Kami jadi bisa memfasilitasi anak-anak dalam membaca dan memahami teks,” tutur Septia.

Baca Juga:  Krisis Air Bersih 14 Tahun, Warga Kenten Raya Gugat PDAM Betuah ke PN Palembang

Salah satu bukti keberhasilan program Gernas Tastaba yang dijalankan bersama PTBA adalah kemampuan membaca siswa yang meningkat drastis di kelas yang gurunya mendapat pelatihan. Bila sebelum diadakan pelatihan hanya 3-4 siswa yang lancar membaca, setelah pelatihan kondisinya terbalik, hanya tersisa 3-4 murid yang tidak dapat membaca.

Pemberantasan Buta Matematika

Tak hanya pemberantasan buta membaca, PTBA juga berupaya memberantas buta matematika melalui program Gertas Tastaka yang dijalankan sejak 2021. Sebab, penguasaan literasi dan numerasi secara mumpuni merupakan syarat mutlak untuk menjadi manusia unggul dalam berbagai bidang.

Elma Sismi, salah satu guru SD yang mengikuti program Gerakan Nasional Pemnerantasan Buta Matematika [Gernas Tastaka], merasakan betul manfaat dari pelatihan yang didapatnya. “Manfaatnya bukan hanya untuk gurunya, tapi terasa juga oleh siswa-siswinya di sekolah,” ujarnya.

Ia mengikuti pelatihan selama 3 bulan dari September hingga Desember 2021.

“Terasa sekali bagaimana perubahan implementasi pembelajaran matematika. Sebelum pelatihan, jarang sekali kita menggunakan media, hanya langsung dari buku. Di Gernas Tastaka, dijelaskan bagaimana kita membuat murid-murid memahami aplikasi dari ilmu itu dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Baca Juga:  Aroma "Skandal" Ganti Rugi di Lahan PT Bukit Asam Menguap Kala Polda Sumsel Uji Lapangan

Elma menuturkan, ia kini membuat pelajaran matematika lekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, anak-anak didiknya lebih mudah memahami materi yang diberikan. Tak sekadar mengikuti dari buku.

“Misalnya pembelajaran soal uang, kita hadirkan benda konkretnya. Ada uang kertas, uang logam, pecahan-pecahan dari uang itu. Kita hadirkan uang mainan. Kita tugaskan murid-murid untuk membentuk 25.000 dari pecahan-pecahan uang tersebut. Mereka jadi paham aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Gernas Tastaba dan Gernas Tastaka bertujuan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [Sustainable Development Goals/SDGs] poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas.

Sejak 2022, program Gernas Tastaba yang diselenggarakan PTBA memberikan pelatihan untuk 164 orang guru. Sedangkan melalui program Gernas Tastaka, sejak 2021 PTBA telah memberikan pelatihan kepada 242 guru.

Program-program tersebut sejalan dengan Noble Purpose [Tujuan Mulia] PTBA sebagai anggota Grup MIND ID, yaitu pertambangan untuk membangun peradaban, kesejahteraan bersama, dan masa depan yang lebih baik. [AbV/red]

Berita Terkait

Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah
Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah
PLN Gercep Perkuat Tegangan Listrik bagi Warga Kenten Laut
PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center di Indonesia
PHR Zona 1 Raih Dua Penghargaan Tertinggi di Ajang CSR & ESG Internasional
Gubernur Herman Deru Ajak Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat Beralih ke Jalur Legal
Wujudkan Inklusi Keuangan Tanpa Batas, Bank Sumsel Babel dan OJK Hadirkan Layanan Ramah Disabilitas
Sekda Sumsel Edward Candra Tinjau Langsung Layanan Bank Sumsel Babel untuk Disabilitas

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:13 WIB

Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah

Selasa, 28 April 2026 - 18:44 WIB

PLN Gercep Perkuat Tegangan Listrik bagi Warga Kenten Laut

Senin, 27 April 2026 - 17:46 WIB

PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center di Indonesia

Minggu, 26 April 2026 - 20:26 WIB

PHR Zona 1 Raih Dua Penghargaan Tertinggi di Ajang CSR & ESG Internasional

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Gubernur Herman Deru Ajak Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat Beralih ke Jalur Legal

Berita Terbaru

BPOKK DPP Demokrat, Deputi Sumatera II, Rocky Amu didampingi Sekretaris II BPOKK M Simanjuntak dan Panti Silaban beserta BPOKK DPD Demokrat Sumsel memberikan keterangan pers soal verifikasi dukungan calon ketua DPD Demokrat Sumsel.

Headlines

Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir

Kamis, 30 Apr 2026 - 08:18 WIB