Dengan PMN, 594 Keluarga di 80 Dusun di Sulawesi Barat Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam!

- Jurnalis

Minggu, 7 April 2024 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN tengah melakukan pemasangan arus listrik.

Petugas PLN tengah melakukan pemasangan arus listrik.

WIDEAZONE.com, SULBAR | Pemerintah melalui PT PLN (Persero) berhasil memberikan akses listrik 24 jam nonstop untuk 594 keluarga yang tersebar di 80 dusun di Provinsi Sulawesi Barat dengan pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Hadirnya listrik tersebut merupakan wujud komitmen hadirnya negara dalam menghadirkan listrik berkeadilan untuk masyarakat di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

Sebelumnya PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 135,71 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 97,13 kms dan 101 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 6.300 kilo Volt Ampere (kVA) untuk melistriki 80 dusun terpencil di Sulawesi Barat.

Warga Dusun Pakkarawana, Kabupaten Mamuju, Hariyanto, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran listrik PLN di dusunnya. Ia mengaku bahwa kehadiran layanan listrik telah lama dinantikan oleh para masyarakat setempat.

“Kami sangat bersyukur atas kehadiran listrik ini di desa kami. Ini akan membawa perubahan besar bagi kehidupan kami sehari-hari dan membuka peluang baru untuk pengembangan usaha kami,” ujar Hariyanto.

Selaras dengan Hariyanto, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi mengapresiasi upaya PLN dalam melistriki 80 dusun yang tersebar di enam kabupaten di Sulawesi Barat. Adapun enam kabupaten tersebut adalah Mamuju, Majene, Mamasa, Mamuju Tengah, Pasangkayu dan Polewali Mandar.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Perkuat Dukungan Wastra, Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun di Sumsel

Sitti juga menekankan manfaat akses listrik stabil dan terjangkau tidak hanya sebatas untuk penerangan rumah-rumah. Lebih dari itu, adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perjuangan PLN yang luar biasa dalam melistriki daerah terpencil. Perjuangan membawa tiang dengan berbagai macam, itu luar biasa,” ujar Sitti.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan, pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Barat ini adalah wujud kehadiran Negara melalui PLN untuk memastikan akses listrik yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

“Listrik saat ini telah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Kami, bersama dengan Pemerintah terus meningkatkan akses listrik secara merata, terutama di wilayah 3T, dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Darmawan.

Darmawan mengungkapkan bahwa PLN terus menjalankan berbagai upaya untuk menyalurkan listrik ke daerah 3T. Berbagai program yang dijalankan PLN tersebut juga bertujuan mencapai Rasio Elektrifikasi 100 persen.

Baca Juga:  Kemenkeu Tetapkan Kurs Pajak Periode 18–31 Maret 2026

“Penyalaan ini juga merupakan dukungan PLN kepada pemerintah untuk segera mencapai target Rasio Elektrifikasi Nasional sebesar 100%,” tambahnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin menuturkan bahwa pembangunan infrastuktur kelistrikan untuk melistriki 80 dusun cukup menantang. Sebagai contoh, untuk melistriki Dusun Pakkarawana, Desa Kalonding, Kecamatan Sambaga, petugas PLN harus menempuh jarak 77 km dan melewati medan sungai yang ekstrem guna memobilisasi material.

“Meskipun dihadapkan pada tantangan yang berat, hal tersebut tidak menghentikan semangat petugas PLN dalam menyediakan listrik bagi dusun-dusun tersebut. Kami juga ingin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah setempat dan masyarakat yang turut membantu petugas PLN dalam proses mobilisasi material,” ungkap Andy.

Andy berharap pengembangan infrastruktur kelistrikan yang telah dilakukan PLN tidak hanya menghadirkan listrik 24 jam untuk seluruh warga di dusun tersebut, tetapi sekaligus meningkatkan perekonomian.

“Kami berharap kehadiran listrik ini akan membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, serta membuka peluang baru untuk pengembangan ekonomi lokal,” pungkasnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Pertaminan EP Zona 4 Torehkan Prestasi Gemilang
PLN Perkuat K3 Demi Listrik Andal dan Aman bagi Masyarakat
Ratu Dewa bersama Herman Deru Launching CFN Atmo, Geliat Ekonomi Tumbuh
Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount
Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok
Dokter Puskesmas Rasuan Menang Grand Prize, Undian Pesirah BSB Dorong Ekonomi Lokal OKU Timur
Uji Coba CFD-CFN Palembang Sukses, Warga Antusias Dorong Geliat UMKM
Gubernur Herman Deru Apresiasi Komitmen Lingkungan dan Inovasi PTBA di Usia ke-45

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:22 WIB

Pertaminan EP Zona 4 Torehkan Prestasi Gemilang

Senin, 20 April 2026 - 06:58 WIB

PLN Perkuat K3 Demi Listrik Andal dan Aman bagi Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 04:06 WIB

Ratu Dewa bersama Herman Deru Launching CFN Atmo, Geliat Ekonomi Tumbuh

Minggu, 19 April 2026 - 03:47 WIB

Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount

Kamis, 16 April 2026 - 16:08 WIB

Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok

Berita Terbaru

Masyarakat 5 Desa di OKU Swadaya Perbaiki Jalan

OKU

Masyarakat 5 Desa di OKU Swadaya Perbaiki Jalan

Senin, 20 Apr 2026 - 21:06 WIB