Hujan Disertai Angin Kencang Porak-porandakan Rumah Warga Sakatiga

- Jurnalis

Minggu, 5 November 2023 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah milik Mursid usai diporak-porandakan hujan disertai angin kencang. [Foto Rosita Dewi-WIDEAZONE.com]

Kondisi rumah milik Mursid usai diporak-porandakan hujan disertai angin kencang. [Foto Rosita Dewi-WIDEAZONE.com]

WIDEAZONE.com, OGAN ILIR | Hujan disertai angin kencang memporak-porandakan rumah milik Mursid di Desa Sakatiga Tanah Abang, Dusun 7 RT 08 Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan [OI-Sumsel] pada Jumat malam 3 November 2023 sekira pukul 21.30 WIB.

“Kejadian ini, tidak menelan korban jiwa [Alhamdulillah, kami sekeluarga selamat] namun beberapa benda hancur tertimpa puing-puing bangunan,” ungkap Mursid saat dijumpai WIDEAZONE.com, Minggu 5 November 2023.

Mursid mengatakan kala itu Jumat malam [3/10] terjadi hujan disertai angin kencang, kami sekeluarga berlari ke luar rumah untuk menyelamatkan diri sebab bangunan rumah bergoyang. Apa yang di pikiran saya pun terjadi. “Rumah yang reot dimakan usia habis roboh semuanya,” ujarnya dengan nada lirih.

Diungkapkan Mursid, dirinya telah mengetahui bahwa bangunan rumah yang ditempatinya sudah tak layak huni.

“Apa boleh buat, seperti ini lah kondisinya,” ucapnya.

Hanyalah Buruh Tani Serabutan

Bagaimana untuk memperbaiki tempat tinggal, jelas Mursid, saya hanyalah seorang buruh tani serabutan, tidak bisa berharap untuk lebih.

Baca Juga:  Oknum Perwira Narkoba Polda Sumsel Dilaporkan ke Propam

“Bila ada tetangga yang meminta tolong, mengajak ke ladang [sawah] barulah mendapatkan upah. Itu pun untuk makan sehari-hari tidak mencukupi,” keluhnya.

Saat ini, Mursid beserta dua saudaranya sementara menetap di rumah keponakannya. “Kami tak memiliki tempat tinggal lagi, rumah kami hancur, roboh semuanya,” ujar dia.

Dia bersama kedua saudaranya bergotong royong mendirikan tenda dengan sisa-sisa bangunan yang masih bisa dipakai.

“Berharap kepada Pemerintah Desa [Pemdes] Sakatiga, juga Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Ogan Ilir, Bapak Bupati Panca Wijaya Akbar untuk sekiranya dapat membantu, saat ini kami tidak punya tempat tinggal lagi,” ucapnya meminta.

Sementara itu, Kades Sakatiga Herman Bastoni mengatakan bahwa sudah berupaya keras untuk membantu meringankan beban bapak Mursid sekeluarga, salah satunya yaitu dengan sudah mengajukan proposal bedah rumah ke Bapak Bupati dan juga ke Baznas Ogan Ilir.

Baca Juga:  Pengurus IKADI Palembang 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah Moderat

Bantuan Sudah Direkomendasi Bupati

Bapak Mursid, ungkap Kades Bastoni, merupakan salah satu warga saya, dirinya prihatin atas musibah yang melanda. Dia menceritakan lama sebelum terjadi, pemberkasan surat menyurat tanah, keterangan surat tidak mampu dan administrasi lainnya sudah dilengkapi dan diajukan kepada Bapak Bupati.

“Alhamdulillah, direkomendasi Pak Bupati Panca. Selepas itu menghadap Baznas OI dan meninjau langsung lokasi,” ujarnya.

Tapi, sambung Kades Sakatiga ini, jeda waktu dari pengecekan lokasi bersama Baznas sudah terlampau tiga bulan, padahal sudah dihubungi dua kali melalu sambungan elektronik untuk diupayakan bantu secepatnya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ternyata apa yang dikhawatirkan terjadi rumah milik pak Mursid pun roboh,” sebutnya.

Ia kembali berharap ke pada Pemerintah agar memberikan atensinya, karena masyarakat di Desanya masih banyak, di garis kemiskinan.

Laporan Rosita Dewi | Editor AbV

Berita Terkait

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!
Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan
Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda
Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru
Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP
Empat Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis, Bukti Layanan Inklusif Polri
Bersih-bersih Narkotika di Sumsel: 163 Tersangka Diringkus dan Ribuan Gram Sabu Disita
Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:42 WIB

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 April 2026 - 05:56 WIB

Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda

Selasa, 21 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Senin, 20 April 2026 - 08:47 WIB

Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP

Berita Terbaru

Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang, Amidi.

Ekobis

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:42 WIB