WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Bawaslu RI mengaku, tidak mau kecolongan kasus hoaks, ujaran kebencian dan SARA menyebar saat pemungutan suara Februari 2024. Pemilu 2024, Bawaslu menggandeng Kemenkominfo hingga platform media sosial (medsos) agar kontestasi damai tanpa diwarnai huru-hara.
“Bawaslu melakukan pencegahan dengan melakukan media monitoring sekaligus mempublikasikan informasi dan edukasi kepemiluan secara massif. Agar maraknya informasi hoaks dapat diredam dengan berita kebenaran,” kata Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda dalam keterangan persnya, Senin (4/9/2023).
Ia mengaku, Bawaslu dan Kemenkominfo sejalan untuk mengantisiasi dan meredam hoaks, ujaran kebencian, dan isu SARA. Terlebih, kasus-kasus tersebut sering terjadi di medsos.
Halaman : 1 2 Selanjutnya





![Video anggota DPRD Banyuasin berinisial SY dari Fraksi Gerindra yang terlihat merokok saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] berlangsung viral di media sosial.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0021-225x129.jpg)

![Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260811-WA0009-225x129.jpg)



![Video anggota DPRD Banyuasin berinisial SY dari Fraksi Gerindra yang terlihat merokok saat Rapat Dengar Pendapat [RDP] berlangsung viral di media sosial.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0021-129x85.jpg)

![Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang. [Gambar: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260811-WA0009-129x85.jpg)


![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)


